Politik Pemerintahan

Mas Dhito Ingin Pemuda Jadi Agen Pemasaran UMKM

Kediri (beritajatim.com) – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono bakal melibatkan pemuda dalam menggerakkan roda ekonomi. Kaum muda akan diberikan peran dalam pemasaran produk-produk UMKM.

Pernyataan itu disampaikan putra Seskab Pramono Anung saat mengunjungi pelaku UMKM di Desa Karang Talun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Dalam pengembangan UMKM, Mas Dhito nantinya bakal memperhatikan izin usaha.

“Tadi banyak yang menyampaikan dari 60 produk UMKM yang ada disini, baru tiga yang ada izinnya. Maka selalu saya sampaikan untuk UMKM harus punya izin. Fungsinya untuk apa, yang sudah punya izin akan kita monitor bagaimana perkembangan dari masing masing,” kata Mas Dhito.

Pria 28 Tahun ini berjanji jika segala kepengurusan izin sudah terpenuhi, Pemerintah Daerah yang akan datang tidak segan untuk membantu memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, termasuk kepada 60 anggota UMKM Bunda Kreatif Desa Karang Talun.

” Nanti yang punya izin, kita berikan pelatihan yang berbeda menyesuaikan dengan potensi perkembangan umkm tersebut. Banyak sekali pelatihan yang diberikan bagaimana tentang managemen, produksi, kemasan, pemasaran, serta melihat kekuatan produk itu bagaimana, kelemahanya dimana, terus kesempatan produk itu berkembang bagaiaman semuanya harus kita lihat, jadi banyak variabelnya,” tambahnya.

Mas Dhito bakaKarang Taruna pemuda pemudi karang taruna untuk menjadi agen pemasaran UMKM di masing masing desa. Secara jujur dia menilai produk makanan dan minuman yang dijual di UMKM Bunda Kretaif kualitas rasanya tidak kalah dengan produk tingkat nasional.

“Kalau dari segi rasanya bersaing tingkat skala nasional sebenarnya,” pujinya.

Terpisah Yuliati selaku ketua UMKM Bunda Kreatif desa Karang Talun menjelaskan, jika anggota UMKM yang ada saat ini berjumlah 60 orang. Produk UMKM yang dijual berupa  makanan dan minuman. Dari sekian banyak produk usaha yang ada, paling dikenal adalah makanan jamur crispy.

UMKM Bunda kreatif sudah berjalan 4 tahun, namun semenjak pandemi Covid -19 produk penjualan mengalami penurunan.

“Biasanya kita bisa kirim banyak, sekarang cuman sedikit karena ada Covid -19,” ungkapnya.

Produk makanan dan minuman dipasarkan secara online, dan dititipkan di sejumlah pertokoan dan lapak pedagang.

Sebelumya Mas Dhito juga blusukan ke Pasar Kecamatan Kras. Kemudian melakukan  kunjungan di UMKM Bunda Kreatif dan produsen pakan ternak mogot di Desa Kanigoro, Kecamatan Kras. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar