Politik Pemerintahan

Blusukan ke Kampung Jamu

Mas Dhito Ikut Meracik Minuman Beras Kencur

Kediri (beritajatim.com) – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono blusukan ke Kampung Jamu di Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Selain ikut dalam proses pembuatan jamu tradisional, Mas Dhito sempat mencicipinya.

Dalam kunjungannya, putra Seskab Pramono Anung itu mendapat sambutan dari puluhan emak-emak yang berprofesi sebagai penjual jamu. Ada belasan ora berjajar untuk menyambutnya. Tak hanya itu, belasan sepeda motor yang dimodifikasi sebagai sarana jual jamu juga dijajar rapi di tepi jalan.

Mas Dhito mengikuti proses pembuatan jamu tradisional tersebut di rumah salah satu pedagang. Ia mengajak mereka berdiskusi tentang seluk-beluk usahanya, serta kesulitan yang selama ini dialami. Ternyata dari dikusi itu, pedagang jamu tradisional keliling umumnya mengalami kendala alat produksi.

“Bakul jamu disini kurang lebih ada sekitar 200 -250 orang. Mereka berjualan seminggu 2 sampai 3 kali. Keuntungan mereka antara Rp 50 -70 ribu. Kendala mereka hari ini ada pada alat penggilingan dan gerobaknya,” jelas Dhito.

Para penjual jamu berharap dapat difasilitasi gerobak jualan dan mesin penggilingan. Selama ini mereka memanfaatkan sepeda motor yang dimodifasi layaknya gerobak. Ide tersebut sebenarnya sudah berkembang, dari semula membawa jamu dengan digendong. Mereka membayangkan memiliki gerobak yang terbuat dari bahan stainless.

Sedangkan alat penggilingan yang dimiliki masih tradisional. Penjual jamu meracik bahan menggunakan bahan sederhana. Sehingga jumlah yang dihasilkan terbatas. Dampaknya, mereka harus berjibaku dengan waktu antara memasak dan segera untuk berjualan keliling.

“Permintaanya minta dibantu untuk kaitannya dengan gerobak supaya dari stainless dan ada alat penggilingan, karena mereka harus bergantian untuk meracik jamunya dipagi hari,” jelasnya. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar