Politik Pemerintahan

Mas Bup Dhito Apresiasi Terobosan Modernisasai Pesantren Hidayatul Muta’allimin

Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri acara tasyakuran Gedung BLKK (Balai Latihan Kerja Komunitas) Desain Mode dan Tekstil (Tata Busana) di Pondok Pesantren Hidayatul Muta’allimin, Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah.

Gedung BLKK ini dibangun dalam kurun waktu 120 hari dan dan nantinya diharapkan bisa menghasilkan produk-produk yang bisa dipasarkan dan diterima masyarakat. Mas Bup (panggilan akrab Hanindhito Himawan Pramana) mengatakan, BLKK ini sesuai program Gubernur Jawa Timur, one pesantren one product. Kedepan ia akan meminta Dinas Koperasi dan UMKM untuk mendampingi pelatihan.

“Jangan sampai BLKK sudah jadi tetapi produknya tidak ada, itu akan sia-sia nanti. Jadi saya harapkan betul harus ada satu produk yang bisa dijual di masyarakat Kabupaten Kediri. Ini butuh proses waktu terlebih dahulu. Nanti merknya dipatenkan, legalitas harus jelas, nanti Pemkab pasti mendukung,” kata Mas Bup.

Mas Bup Dhito juga mengapresisasi PP Hidayatul Muta’allimin yang melakukan suatu hal untuk modernisasi pondok. Dimana para santri tidak hanya mempelajari ilmu keagamaan saja, tetapi juga mendapat ketrampilan sebagai bekal saat keluar dari pondok pesantren nantinya.

Sementara itu, pengasuh PP Hidayatul Muta’allimin Mahfudh, M.Pd.I mengucap syukur karena pondok mendapatkan bantuan pemerintah berupa gedung BLKK. Dari 1000 kuota pesantren di tahun 2020, PP Hidayatul Muta’allimintermasuk di dalamnya.

Sebagai informasi BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden Jokowi yang dimulai seja 2017. Program ini merupakan upaya penyebaran lembaga pelatihan kerja agar dapat diakses oleh masyarakat luas. [adv kominfo/nm]



Apa Reaksi Anda?

Komentar