Politik Pemerintahan

Mantan Ketua Panwaslu Jember Kini Berburu Kursi Bupati

Jember (beritajatim.com) – Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jember Dima Ahyar kini berburu kursi bupati. Ia sudah mendaftarkan diri dalam penjaringan calon yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya Jember.

Dima adalah salah satu dari 10 kandidat bupati yang menghadiri dialog publik yang digelar Universitas Jember dan Persatuan Wartawan Indonesia bertema pelayanan publik, di Warung Kembang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019).

Saat diberikan kesempatan berbicara, Dima menekankan pentingnya konsistensi pola pikir terhadap perundang-undangan. “Hari ini mungkin kita semua melihat apa yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan belum terwujud,” katanya.

Menurut Dima, negara memiliki undang-undang pelayanan publik. “Pelayanan publik adalah kewajiban sesungguhnya bagi siapapun yang ingin jadi bagian dari negara, apalagi menawarkan diri menjadi pemimpin pemerintahan: menjadi pelayan terbaik bagi warga masyarakat,” katanya.

Dima mengingatkan perlunya kehendak bersama pemangku kepentingan. “Komitmen inilah yang seharusnya terus-menerus diperkuat. Ada istillah ikan busuk pertama dari kepala bisa merembet ke lainnya. Kalau dari atas sudah kacau balau, maka tinggal menunggu waktu akan merembet. Kuncinya adalah kepemimpinan yang mempunyai komitmen menjadikan Jember lebih baik, tidak hanya retorika, tapi betul-betul diwujudkan dalam implementasi nyata,” katanya.

Hari ini, menurut Dima, hanya dibutuhkan mobilisasi, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh pemilik kemampuan terbaik di Jember, salah satunya perguruan tinggi. Pemimpin harus bisa mengorkestrasi semua menjadi kekuatan besar. “Semua pihak harus memastikan kepemimpinan sejak awal bisa menjaga komitmen bersama,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar