Politik Pemerintahan

Mantan Ketua Asosiasi Kades: Pelayanan Publik Tak Harus Satu Pintu

Mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa Zulkifli

Jember (beritajatim.com) – Mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa Zulkifli menyatakan perlunya keterbukaan dalam pemerintahan Kabupaten Jember ke depan. Ini kunci pelayanan publik yang baik.

“Ke depan kita harus meningkatkan kualitas pelayanan. Tidak harus satu pintu, tapi memberikan kesempatan kepada pintu-pintu yang lain untuk memudahkan masyarakat,” kata Zulkifli, dalam dialog publik yang digelar Universitas Jember dan Persatuan Wartawan Indonesia bertema pelayanan publik, di Warung Kembang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019).

Zulkifli mencontohkan pelayanan administrasi kependudukan yang selama ini terpusat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jember. “Pelayanan Dispenduk cukup di kecamatan saja. Kalau perlu di desa juga bisa. Jadi pelayanan publik ini untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.

Zulkifli menekankan perlunya perjuangan bersama untuk kemajuan Jember. “Kalau menyampaikan visi dan misi, saya rasa itu kelengkapan saja untuk memenangkan kontestasi politik. Tapi visi dan misi harus benar-benar berasal dari rakyat. Masyarakat tidak mengerti bahasa-bahasa canggih. Kita bicara pakai bahasa petani, bahasa rakyat kecil dari desa menuju kota. Membangun desa, memperlakukan desa secara mandiri, jangan diatur pemerintah daerah. Karena sudah jelas Undang-Undang Desa adalah untuk kemandirian desa. Pemerintah daerah hanya mengawasi, membantu, dan mendorong,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar