Politik Pemerintahan

Mantan Bupati Sumenep ini Blak-blakan Beber Alasan Dukung Fauzi – Eva

Sumenep (beritajatim.com) – Mantan Bupati Sumenep, KH. Ramdlan Siradj, secara blak-blakan mengungkapkan alasannya mendukung pasangan nomor 01, Fauzi – Eva dalam Pilkada Sumenep 2020. Pengakuan ‘buka-bukaan’ itu disampaikan saat acara silaturrahmi para alumni Pondok Pesantren Annuqayah, guru ngaji dan masyarakat.

“Kenapa saya dukung nomor 1, meskipun calon wakil bupati nomor 02, KH Ali Fikri itu adik sepupu saya? Karena saya tahu persis proses awal pencalonan. Dan saya sempat terlibat di dalamnya,” ungkap Ramdlan Siraj, Minggu (29/11/2020).

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Karang Cempaka, Bluto itu menuturkan, sebenarnya yang digadang-gadang untuk maju sebagai calon Bupati Sumenep dari Pondok Pesantren Annuqayah adalah KH. Muhammad Salahuddin A. Warits atau Ra Mamak, adik dari KH. Ali Fikri.

Karena itu, Ra Mamak mendaftar ke sejumlah partai politik (parpol) untuk diusung sebagai calon bupati. Termasuk ke PKB. Namun sayangnya, tidak ada satu pun parpol yang memberikan rekomendasi kepada Ra Mamak.

“PPP ini sudah memiliki pandangan ingin ‘bermesraan’ dengan PKB. Sementara PKB memberikan rekomendasi kepada Pak Fattah Jasin,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ramdlan, ia mengaku tersindir oleh pernyataan Fattah Jasin, bahwa selama 20 tahun Sumenep ‘tidur’. Sementara di ia menilai komitmen Fauzi sangat bagus. Hal itu diketahui setelah ia bertemu langsung dengan Fauzi.

“Waktu saya ketemu langsung dengan Fauzi, katanya dia siap memulai lagi program-program positif selama 10 tahun kepemimpinan saya,” ucapnya.

Selain komitmennya kepada masyarakat Sumenep, menurut Ramdlan, Fauzi sudah berpengalaman mendampingi A. Busyro Karim di pemerintahan selama 5 tahun.

Menurut analisanya, peluang untuk menang lebih besar ada pada Fauzi. Bukan karena uang, tetapi karena tokoh-tokoh yang ingin mencalonkan sebagai Bupati seperti Ra Mamak dan Kiai Unais (Ali Hisyam) tidak diberi jalan oleh partai politik.

“Nah dari alasan-alasan itu semua, akhirnya kami memutuskan, bismillah tawakkaltu ‘alallah, etembhang adukung oreng se kala’a, kan bango’ adukung se (memiliki peluang lebih besar untuk. red.) menang,” tegasnya. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar