Politik Pemerintahan

Malang Jejeg Anggap KPU ‘Main-Main’, Klaim 49 Persen Belum Diverifikasi Faktual

Malang (beritajatim.com) – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan perbaikan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 mendatang digelar, Jumat (21/8/2020) sore ini, di Ruan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang.

Sesaat usai rapat pleno dibuka, Tim Pemenangan Paslon Perseorangan Malang Jejeg yang mengusung Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, langsung mengancam walk out.

Upaya keluar dari rapat pleno itu disebabkan karena Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, ngotot ingin membacakan tata tertib rapat pleno. Namun, pada poin 12 tata tertib acara, Tim Malang Jejeg pun melayangkan interupsi.

Dimana poin 12 tata tertib rapat pleno adalah, PPK membacakan hasil rekapitulasi verifikasi. “Kami tidak sepakat di poin 12. Bahwa dukungan bagi pasangan perseorangan 49 persen belum diverifikasi faktual. Ketika LO kami tidak jalan, apa yang dilakukan Bawaslu dan KPU. Verifikasi faktual adalah tanggung jawab kita bersama termasuk KPU dan Bawaslu, bukan hanya tim Paslon,” tegas Sutopo Dewangga, SalahSatu Anggota Tim Pemenangan Paslon Perseorangan, Rabu (21/8/2020).

“PPK hanya membacakan 51 persen saja. Sisanya belum diverifikasi, atas kewenangan anda yang luar biasa, nyambungnya dimana,” tambah Sutopo.

Tim Malang Jejeg menolak PPK membacakan verifikasi faktual. Sementara KPU, ngotot ingin membacakan hasil verifikasi faktual. “Kita bacakan dulu hasil verifikasi faktualnya, kalau nanti tidak terima, bisa dilanjutkan di point ke 14. Kita bacakan dulu,” ucap Anis.

Tim Malang Jejeg bahkan mengutarakan, ada upaya sistemis yang tidak baik dalam proses verifikasi. “KPU gak konsisten kalau memaksakan kehendak,” tambah Ketua Tim Hukum Paslon Perseorangan Malang Jejeg, Susianto.

Hingga berita ini diunggah, debat kedua belah pihak dari Tim Malang Jejeg dan KPU masih berlangsung. Tim Malang Jejeg pun bersikap, ingin memperbaiki demokrasi di Kabupaten Malang dan tak berniat merebut kekuasaan dengan kotor. KPU pun menskorsing sidang 5 menit. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar