Politik Pemerintahan

Malam Takbiran, Bupati Jember Donorkan Plasma Darah Konvalesen

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mendonorkan plasma darah kovalesen melalui Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (19/7/2021) malam, saat takbir Idul Adha bergema.

“Saya alumni Covid. Pada tanggal 25 Oktober 2020, saya terpapar Covid. Saat ini saya mendonorkan darah saya untuk bisa membantu sedikit saudara-saudara kita yang lain,” kata Hendy, saat ditemui di Pendapa Wahyawibawagraha, usai melakukan donor darah.

Hendy mengajak para penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat untuk mendonorkan plasma darah. “Mudah-mudahan bisa membantu. Orang yang terkena Covid bisa bermanfaat untuk menyembutkan saudara-saudara kita yang lain insya Allah,” katanya.

Hendy berharap masyarakat Jember tetap mematuhi penggunaan masker, menjauhi jarak, dan melakukan vaksinasi diri. “Saat ini stok vaksin kami tinggal empat hari lagi. Mudah-mudahan pada Sabtu depan insya Allah sudah datang lagi. Kami sudah menyelesaikan vaksinasi 10 persen lebih dari (target) 1,4 juta penduduk Jember. Sekitar 160 ribu orang sudah divaksin,” katanya.

Ketua Palang Merah Indonesia Jember Zaenal Marzuki berharap aparatur sipil negara yang berstatus penyintas bisa mendonorkan darah kovalesen. “Ini sangat membantu masyarakat yang terpapar Covid,” katanya.

Menurut Zaenal, plasma kovalesen menjadi harapan penderita Covid. “Kita harus kerja keras membantu pasien Covid. Saat ini setiap hari kegiatan pendonor plasma kovalesen di PMI terus berjalan. Dalam satu hari ada delapan orang yang bisa diambil. (Plasma) setiap pendonor yang sudah diambil langsung digunakan oleh penderita Covid. Bahkan golongan darah yang tidak terpakai di Jember diminta oleh daerah lain,” katanya.

Syarat calon pendonor plasma konvalesen adalah pernah terjangkit Covid-19 dengan bukti swab PCR positif dan negatif Covid-19, bukan orang tanpa gejala atau bergejala sedang, berat badan minimal 55 kilogram, usia 18 – 60 tahun, laki-laki atau perempuan yang belum pernah hamil, sudah sembuh yang dibuktikan dengan swab negatif sampai tiga bulan sejak sembuh, lolos dari screening yang akan dilakukan menjelang donor. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar