Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Malam Jumat Keramat, P-APBD Jember Disahkan 78 Hari Jelang Akhir Tahun

Jember (beritajatim.com) – Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 disahkan bersama oleh legislatif dan Bupati Hendy Siswanto 78 hari jelang akhir tahun, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis (14/10/2021) malam.

Tujuh fraksi setuju mengesahkan Perubahan APBD 2021. “Ini malam jumat keramat,” kata juru bicara Fraksi Nasdem David Handoko Seto.

Fraksi-fraksi memberikan catatan dan penekanan agar program-program kerja dalam Perubahan APBD itu segera dieksekusi. “Kami mengharapkan Pemkab Jember mampu memaksimalkan realisasi serapan anggaran pada waktu yang singkat ini, utamanya menekan potensi Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran),” kata Achmad Dhafir Syah, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Fraksi PKS berharap setelah pembahasan Raperda Perubahan APBD, Pemkab Jember segera membahas APBD 2022.

“Kami ingin sampaikan salam rindu rakyat Jember, yang sudah menunggu lama realisasi janji program bupati, khususnya janji perbaikan jalan berlubang. Rakyat di desa belum merasakan sungguh realisasi janji itu. Jangan biarkan rakyat menunggu-nunggu lagi,” kata Siswono, juru bicara Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya.

Nyoman Aribowo, juru bicara Fraksi Pandekar, meminta agar waktu yang tersisa untuk merealisasikan anggaran harus dioptimalkan. “Khususnya pada program dan kegiatan yang menjadi task force bersama lintas organisasi perangkat daerah agar output yang dihasilkan tidak sia-sia karena adanya egosektoral,” katanya.

Nyoman menyarankan, sekretaris daerah melalui asisten daerah agar melakukan supervisi atas pelaksanaan program dan kegiatan lintas OPD. Jargon ‘Sinergi, Kolaborasi dan Akselerasi’ harus menjadi semangat bersama bagi semua jajaran organisasi perangkat daerah Kabupaten Jember,” katanya.

Suara agak berbeda disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Alfan Yusfi. “Kami secara prinsip menerima dan menyetujui Raperda Perubahan APBD Kabupaten Jember 2021, jika Sudah mendapatkan izin perpanjangan pembahasan sebagaimana kita bahas beberapa hari terakhir,” katanya.

PDI Perjuangan mempertanyakan hasil konsultasi dengan Gubernur sebagaimana dijelaskan Bupati Hendy dalam jawaban terhadap pandangan umum fraks-fraksi soal permohonan perpanjangan waktu pembahasan Perubahan APBD Jember 2021. “Kami konsisten mengingatkan semua tahapan APBD maupun Perubahan APBD dijalankan tepat waktu sehingga tidak mengorbankan kualitas pembahasan dan berdampak pula pada serapan anggaran,” kata Alfan.

Sementara Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi memuji kerjasama kompak eksekutif dan legislatif, sehingga Perubahan APBD 2021 selesai dibahas. “Ini menunjukkan bahwasanya pemerintahan adalah bupati dan DPRD,” katanya. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar