Politik Pemerintahan

Maksimalkan PPKM, Pemkot Malang Kontrol Kerumunan

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang tinjau sejumlah perkantoran.

Malang (beritajatim.com) – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang memaksimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk melakukan kontrol kerumunan di wilayahnya. Sebab, hasil evaluasi PPKM tahap I mobilitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan masih tinggi.

“Hari ini kami lakukan operasi gabungan untuk melihat kepatuhan pembatasan kapasitas sebesar 25 persen. Kami ambil sampling tadi di empat kantor. Hasilnya semua tertib. Kami cek ke lapangan tadi, ada di perpajakan, kantor BI hingga Kantor Pos contohnya,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (1/2/2021).

Forkopimda Kota Malang melakukan pemantauan ke sejumlah perkantoran untuk memastikan kebijakan work from home 75 persen dari total karyawan dilakukan dengan benar. Selain perkantoran, mereka juga menyisir rumah makan Jepang di Jalan Willis, Kota Malang. Di sini ditemukan pelanggaran pengunjungnya lebih dari 25 persen.

“Saya lihat di sini (rumah makan Jepang) ada pelanggaran, pengunjungnya lebih dari 50 persen, dilihat dari tempat yang tersedia sudah melebihi. Terus jaga jarak tidak diterapkan. Pengusaha juga harus memiliki kesadaran. Kami tidak mau ekonomi terus begini. Tapi yang utama adalah menimbulkan kesadaran masyarakat untuk patuh protokol kesehatan,” tutur Sutiaji.

Pemkot Malang saat PPKM juga melakukan operasi masker pada tingkat RT. Operasi dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu pekan. Operasi di tingkat paling bawah menjadi tanggungjawab para lurah di Kota Malang.

“Kami juga melakukan sampai di RT-RT yang ada. Namun, di tingkat RT kami berikan hukuman sosial. Jadi lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu tiga kali dalam satu pekan terus mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan,” tandasnya. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar