Politik Pemerintahan

Maju Pilwali Surabaya, Cak Nawardi: Undangan Warga Kampung Membludak

Surabaya (beritajatim.com) – Senator atau anggota DPD RI asal Jatim, Ahmad Nawardi menunjukkan keseriusannya untuk maju dalam Pilwali Surabaya 2020. Ketua Forum RT-RW Surabaya yang akrab disapa Cak Nawardi ini semalam menyapa warga kampung RW 5 Kalikepiting Surabaya.

Warga diberikan suguhan musik Campursari dan jajanan polo pendem. Puluhan warga tampak antusias menyambut hangat kedatangan mantan wartawan Tempo ini di kampungnya dan mendengarkan janji politiknya, jika terpilih sebagai Walikota Surabaya.

Cak Nawardi mengaku dirinya mendapat respon positif dari warga level terbawah RT-RW di perkampungan Surabaya. Ini membuatnya setiap akhir pekan harus membagi waktu untuk menghadiri undangan warga Surabaya.

“Undangan dari kampung ke kampung seperti ini sudah penuh, karena saya harus membagi waktu dengan tugas-tugas sebagai anggota DPD RI. Sehingga, hanya akhir pekan saya bisa pulang ke Surabaya untuk menyapa masyarakat,” tegas Cak Nawardi kepada wartawan.

Ia menegaskan, program bantuan anggaran Rp 200 juta per tahun ke setiap RT itu merupakan masukan dari teman-teman ketua RT dan RW se-Surabaya. Terlebih anggota DPD RI ini juga pernah merasakan langsung bagaimana beban yang harus dipikul oleh para ketua RT dan ketua RW.

“Setiap RT itu dalam kurun waktu 5 tahun, belum tentu dapat program bantuan dari Pemkot Surabaya. Kalau tidak ngemis atau pintar cari jalan lain, maka sulit bagi RT untuk membangun lingkungannya. Kalau bisa merata semua RT dapat bantuan, saya yakin pembangunan di Surabaya akan semakin baik,” katanya.

Nawardi mencontohkan, untuk menjaga kebersihan lingkungan warga harus urunan untuk pembuangan sampah. Padahal, sampah dari warga itu setelah diolah pemerintah bisa menghasilkan uang yang besar, tapi keuntungannya tidak dikembalikan ke warga.

Selain bantuan Rp 200 juta per RT, Cak Nawardi juga memiliki program minimal tiap kecamatan ada SMP Negeri atau SMA Negeri. Ini karena hal itu juga yang banyak dikeluhkan warga terkait pendidikan. Sedangkan masalah kesehatan, dia ingin Puskesmas bukan hanya berfungsi untuk mencari surat rujukan ke rumah sakit.

“Ke depan tiap puskesmas akan punya dokter. Kalau perlu anak-anak kita dikuliahkan gratis dengan kontrak setelah lulus menjadi dokter dan siap ditempatkan di puskesmas,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB ini memberanikan diri maju di Pilwali Surabaya 2020, karena sudah mendapatkan restu dari keluarga. Niatan maju tersebut karena dia ingin membebaskan Surabaya dari kemiskinan. Sedangkan, spirit yang dibawa adalah spirit Perjuangan Bung Bung Tomo saat mempertahankan kemerdekaan di Surabaya.

“Saya beranikan diri dan minta doa restunya mau maju menjadi Walikota Surabaya. Makanya, para RT dan RW perlu bersatu untuk menggoalkan program Rp 200 juta per tahun bagi setiap RT agar persoalan warga cepat teratasi. Saatnya kita isi kemerdekaan dengan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Surabaya,” tuturnya.

“Wayahe wayahe wayahe. Wayahe Cak Nawardi Walikotane. Wayahe wayahe wayahe. Kampung rukun, makmur wargane,” teriak puluhan warga Kalikepiting Tambaksari Surabaya.

Dukungan warga tersebut disampaikan saat tasyakuran atas pelantikan Ketua RW 05 Kalikepiting yang baru, dikemas dalam kegiatan Gebyar Seni Campursari Harum Budhoyo Sabtu (21/12/2019) malam. Dan, pada Minggu (22/12/2019) pagi dilanjutkan dengan acara jalan sehat memperingati Hari Ibu dengan tema ‘Ibu Sehat Surabaya Kuat, Mlaku Bareng Cak Nawardi’.

Ketua RW 05 KaliKepiting, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari Surabaya, Suwarno didampingi puluhan ketua RT setempat menyatakan sangat mendukung, jika Cak Nawardi yang memiliki pengalaman sebagai ketua RT/RT, jurnalis, anggota DPRD Jatim hingga menjadi anggota DPD RI dari Jatim dua periode berani maju menjadi Calon Walikota Surabaya mendatang.

“Cak Nawardi tahu betul persoalan warga Surabaya hingga lapisan paling bawah yaitu RT-RW. Terbukti, salah satu visi dan misinya adalah memberikan alokasi anggaran sebesar Rp 200 juta per tahun ke setiap RT agar warga Surabaya bisa semakin diberdayakan,” pungkasnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar