Politik Pemerintahan

Maju Pilkada Banyuwangi, Sumail Terganjal Restu Orang Tua

Sumail Abdullah dalam suatu acara kunjungan kerja di Politeknik Banyuwangi. (dok)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Nama Sumail Abdullah nampaknya tidak asing bagi warga Banyuwangi. Selain lahir dan besar di Bumi Blambangan, dia saat ini juga menjabat sebagai wakil rakyat di DPR pusat.

Bahkan, meraup suara dari wilayah Pemilihan Jawa Timur III semakin membuat namanya semakin dikenal. Belakangan, Sumail kembali disebut sebagai sosok bakal calon bupati Banyuwangi pada pilkada mendatang.

Namanya santer terdengar kala usai memenangi satu kursi wakil rakyat. Dia digadang bakal kembali ke tanah kelahirannya menjadi pengganti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, setelah berhasil menjadi anggota DPR RI dua periode.

Saat kontestasi politik di Banyuwangi mulai menaik. Sejumlah bakal calon mulai muncul, Sumail berkomentar.

“Saya tidak jadi ikut Pilkada Banyuwangi,” kata Sumail singkat kepada beritajatim.com, Jumat (10/7/2020).

Nampaknya ada alasan kuat yang menjadi keputusan kader Partai Gerindra ini mengurungkan niat maju dalam persaingan menjadi pemimpin Bumi Blambangan.

“Ya, ibu saya tidak merestui saya untuk maju,” ucapnya.

Tapi, dirinya tak berhenti di sini. Sumail berjanji akan tetap mewarnai perkembangan Banyuwangi. Bahkan, dirinya juga menyebut nama dalam rekomendasi calon bupati Banyuwangi mendatang.

“Saya pikir ada banyak nama yang layak menjadi pemimpin masa depan Banyuwangi,” pungkasnya. [rin/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar