Politik Pemerintahan

Maju Pilbup Mojokerto, Pungkasiadi-Yoko Priyono Berebut Rekom Parpol

Yoko Priyono - Chairun Nisa mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PPP Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah Plt Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, giliran Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Yoko Priyono mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Mojokerto. Yoko datang bersama Chairun Nisa.

Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto, Kusairin mengatakan, sesuai UU Parpol dan AD-ART Parpol, DPC PPP Kabupaten Mojokerto melakukan penjaringan dan dibuka secara umum agar masyarakat Mojokerto mengetahui. “Hari ini, merupakan jadwal pengembalian formulir pendaftaran,” ungkapnya, Sabtu (28/12/2019).

Masih kata Kusairin, harapan DPC PPP Kabupaten Mojokerto muncul pemimpin besar melalui penjaringan tersebut dan bisa menjadikan Mojokerto besar. Pemimpin harus mempunyai kapasitas, kapabilitas, eksebalitas dan integritas yang merupakan kriteria yang diinginkan partai berlambang kabah tersebut.

“Kemarin sudah ada KH Abdul Rokim dan Wakil Bupati Pungkasiadi yang mengembalikan. Hari ini, Pak Yoko mengembalikan, saya pikir Pak Yoko sesuai dengan isi yang kita sampaikan tadi. DPC punya kewajiban untuk mengusulkan ke DPW dan DPP, DPW dan DPP yang akan verifikasi. Kita doakan karena DPC hanya bisa menyampaikan,” katanya.

Sementara itu, Yoko Priyono mengucapkan terima kasih kepada DPC PPP Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan ruang, waktu dan tanda sebagai sebuah sarana untuk pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Mojokerto. “Terima kasih untuk PPP, relawan dan masyarakat, tanpa semua kami tidak ada. Ini langkah awal menuju kesuksesan,” tegasnya.

Tak hanya itu, media juga berperan karena menjadi jembatan antara pemimpin dan rakyat, antara calon pemimpin dan rakyat. Dengan modalnya sebagai birokrat selama 33 tahun, ia pun ingin mengandeng wakil yang memiliki kriteria sesuai yang diinginkan. Chairun Nisa sebagai mantan Wakil Bupati Mojokerto juga merupakan tokoh di dunia pendidikan.

“Swasta, BUMN dan koperasi adalah pelaku ekonomi dan saya ada disitu. Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kami punya pengalaman di dunia pendidikan. Kehadiran kami mudah-mudahan menjadi sebuah solusi untuk menuju Mojokerto emas. Ini sebagai sarana, ingin menjalankan Demokrasi politik secara berbudaya maja semua prosedur akan kami lewati,” ujarnya.

Yoko pun berharap, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP merekomendasi pasangan Yoko Priyono – Chairun Nisa untuk maju sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mojokerto periode 2020-2025. Ia mendaftar di PPP karena searah dalam rangka untuk menciptakan Mojokerto emas dan berbudaya.

“Saya juga ingin membantu pendidikan karakter di sekolah. Ini juga, saya ingin menjawab teka-teki masyarakat apakah Yoko maju Pilbup atau tidak? Dan saya orang pertama, yang mengandeng ibu Chairun Nisa sebagai wakil bupati Mojokerto. Alasannya? Orang berpasangan itu harus serasi, selaras dan beliau punya pengalaman di bidang pendidikan sehingga tidak menyangsikan,” tuturnya.

Satu sisi, lanjut Yoko, bupatinya bekerja untuk ekonomi kerakyatan bagaimana menata investasi. Sementara pendidikan pakarnya adalah calon wakil bupatinya, Chairun Nisa. Menurutnya, pendaftarannya melalui sebuah mekanisme. Yang jelas, tegas Yoko, ada 12 kursi sebagai partai pengusung.

“Untuk perkembangan selanjutnya, saya selalu berkomunikasi karena kita membangun Mojokerto dengan sebuah kebersamaan. Saya tidak membedakan, semua partai kota rangkul untuk Mojokerto emas. Setelah ini kita ke Hanura,” jelasnya.

Chairun Nisa merupakan mantan Wakil Bupati Mojokerto periode 2010-2015 mendampingi Mustofa Kamal Pasa di periode pertamanya. Di Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, Choirun Nisa maju bersama Arifudinsyah. Namun pasangan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PPP, PBB dan Hanura ini dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2015-2020.

Sebelumnya, Plt Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) di Jalan Raya Pasinan, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (27/12/2019). Pung (panggilan akrab, red) berharap partai berlambang kabah tersebut memberikannya rekom.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar