Politik Pemerintahan

Maju Pilbup Mojokerto 2020, Petahana Ajukan Cuti Kampanye

Petahana Mojokerto, Pungkasiadi saat mendaftar ke KPU Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Petahana Mojokerto, Pungkasiadi memastikan akan cuti saat masa kampanye dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto. Surat permohonan cuti di luar tanggungan negara tersebut telah diserahkan pada bagian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Mojokerto.

Hal tersebut dibenarkan Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono. “Iya, sudah diterima terkait permohonan izin cuti (Bupati Mojokerto, red) dan telah dikirim ke email Biro Pemprov Jatim dan untuk hard copy juga kita serahkan ke Provinsi Jatim kemarin,” ungkapnya, Selasa (8/9/2020).

Permohonan izin cuti tersebut masih dalam proses, ini lantaran pihaknya masih menunggu tanda bukti pendaftaran calon kepala daerah sebagai syarat untuk dilampirkan di surat permohonan tersebut. Permohonan izin cuti di luar tanggungan negara ini telah sesuai Pasal 70 ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016.

Yakni tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 terkait Kepala Daerah yang mengikuti Pilkada serta Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur, 8 Juli 2020 Nomor:131/9280.011/2/2020 tentang Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 tentang Pengajuan Cuti Kampanye Bagi Kepala Daerah yang Mencalonkan Kembali.

“Permohonan cuti tersebut berupa surat pernyataan tidak menggunakan fasilitas negara dan melampirkan salinan (fotokopi) tanda bukti pendaftaran. Setelah berkas lengkap maka akan diajukan ke Gubernur Jatim. Proses permohonan cuti ini dipercepat karena sesuai aturan, surat cuti kampanye harus sudah diterima Gubernur Jatim paling lambat tujuh hari kerja sebelum penetapan calon Bupati oleh KPU Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Surat permohonan cuti kepala daerah di luar tanggung jawab negara tersebut juga tembusan KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto. Nantinya Gubernur Jawa Timur akan menerbitkan izin cuti tujuh hari sebelum penetapan calon Bupati dan masa cuti kampanye yakni mulai tanggal 26 September sampai 5 Desember 2020.

“Kita tidak perlu mengajukan terkait Pjs (Pejabat Sementara) untuk melaksanakan tugas Bupati Mojokerto karena ini sudah menjadi tanggung jawab Gubernur. Apalagi, Gubernur juga sudah mempersiapkan Pejabat Sementara untuk kota/Kabupaten yang menggelar Pilkada di Jatim. Nantinya Pemprov Jatim menunjuk pejabat sebagai Pjs, ini sepenuhnya merupakan wewenang Gubernur,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar