Politik Pemerintahan

Maju Cabup Sumenep Jalur Independen Wajib Kumpulkan 65.458 KTP

Komisioner KPU Sumenep menggelar rapat pleno penetapan jumlah dukungan calon independen

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep telah menetapkan syarat minimal dukungan pasangan calon perseorangan untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep dalam Pilkada 2020.

“Berdasarkan rapat pleno KPU Sumenep, maka untuk calon perseorangan, wajib mengumpulkan minimal 65.458 dukungan,” kata Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Senin (28/10/2019).

Ia menjelaskan, jumlah dukungan tersebut diambil dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) terakhir pemilu di Sumenep yakni sebesar 872.764. Sesuai UU No 10/2016 tentang pilkada, disebutkan bahwa untuk calon independen yang akan maju dalam pilkada 2020 wajib dibuktikan dengan adanya dukungan dari masyarakat berupa foto copy KTP elektronik.

“Untuk DPT yang jumlahnya 500 sampai 1 juta jiwa, maka jumlah dukungannya sebanyak 7,5 persen. Dan dukungan itu harus tersebar di lebih dari 50 persen kecamatan yang ada,” terangnya.

Warits mengatakan, untuk Kabupaten Sumenep, jumlah dukungan calon independen sebanyak 65.458 tersebut harus tersebar minimal di 14 dari 27 kecamatan.

“Setiap calon perseorangan harus mampu memenuhi syarat minimal dukungan yang telah ditetapkan itu,” ungkapnya.

Untuk penetapan jumlah dukungan syarat minimal calon itu sesuai dengan tahapan pilkada yang telah diamanatkan dalam PKPU No 15 Tahun 2019 terkait dengan jadwal dan program pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

“Sesuai tahapan, KPU harus menetapkan jumlah syarat minimal calon perseorangan paling lambat pada tanggal 26 Oktober 2019. Alhamdulillah Sumenep sudah melakukan sesuai jadwal tahapan” terang Warits.

Kabupaten Sumenep dijadwalkan akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah pada 23 September 2020. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar