Politik Pemerintahan

Mahasiswa Lumajang Tagih Janji Politik Cak Thoriq dan Bunda Indah

Lumajang (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa Lumajang tergabung dalam Aliansi Poros Suwandak menggelar aksi unjuk rasa menagih janji politik Bupati Thoriqal Had dan Wabup Indah Amperawati di Alun-alun Utara, Senin (14/9/2020). Aksi massa ini diwarnai aksi adu dorong dengan petugas keamanan.

Mahasiswa mendesak Bupati dan Wabup segera memperhatikan kesejahteraan guru honorer di Lumajang pada poin 8 janji politiknya di Pilkada 2 tahun silam. Selain itu, dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih jalan di tempat.

“Kami menangih janji politik Cak Thoriq dan Bunda Indah masih banyak tidak terealisasi,” ujar Aan Robi Aziz, Ketua Komisariat HMI Lumajang saat berorasi.

Menurut dia, Bupati terlalu sibuk pencitraan dengan menjadi konten kreator di media sosial dibanding menyelesaikan janjii politiknya. Kesejerahteraan guru honorer jauh sekali dan petumbuhan ekonomi Lumajang masih stagnan.

“Kami menilai hanya masih 20 persen saja untuk memenuhi janjinya,” jelasnya.

Mahasiswa melakukan aksi teaterikal Bupati yang sering mengungah video di media sosial. Tidak munculnya pemimpin Lumajang, Mahasiswa melakukan sholat Dhuhur dijalan pusat kota.

Wabup Lumajang, Indah Amperawati menemui mahasiswa yang lama menunggu untuk menyampaikan aspirasinya. Kemudian Bunda Indah menjawab aspirasi mahasiswa untuk segera menuntaskan janji politiknya.

“Kita masih 2 tahun per 24 September,” paparnya.

Untuk meningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tambah Bunda, pemkab Lumajang menjalin kerjasama dengan kampus negeri untuk membuka perkuliahan. Selain itu, Kampus di Lumajang diminta untuk meningaktan mutu pendidikannya.

“Semua tahap demi tahap dan jalan semua,” pungkasnya. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar