Politik Pemerintahan

Magetan Turun ke Level 3, Kapolda Jatim Minta Masyarakat Tak Eforia

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat bahas penanganan Covid-19 di Pendapa Surya Graha, Kamis (9/9/2021) (Foto: Diskominfo Magetan

Magetan (beritajatim.com) – Sempat tak turun level, hasil asessment pada 8 September 2021, menunjukkan hasil yang memuaskan bagi Magetan. Hal ini terungkap dalam Rakor Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo.

Acara diikuti Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kodam V Brawijaya, Bupati Magetan, Bupati Ponorogo, segenap Forkopimda dari Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo. Acara digelar di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha Magetan, Kamis (9/9/2021).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menegaskan bahwa yang penting dari penanganan Covid-19 salah satunya komunikasi. Covid tak bisa dilihat dari satu sisi, melainkan dari semua sisi. Dengan begitu, penanganan Covid ini bisa dihadapi. Menyelesaikan Covid membutuhkan ilmu pengetahuan, karena tidak ada yang tahu kapan wabah ini berhenti.

“Rencana tindak lanjut assement yaitu tracing sudah memadai, testing masih minim, kedepan diharapkan bisa mencapai target yang ditentukan sesuai inmendagri. Oleh karena itu gencarkan testing dengan cara menambah tenaga relawan, tracing bisa terintegrasi dengan testing,” pesan Nico.

Dia ingin pemerintah juga melakukan pengetatan di kecamatan aglomerasi yang memiliki kasus aktif tinggi di Magetan. Penurunan level ke level tiga, juga tak harus disikapi dengan euforia. Karena target selanjutnya untuk assesment ke level lebih rendah.

Juga mengecek tempat isoter, rumah sakit (fasilitas, kesiapan nakes dan pengobatan), akselerasi vaksinasi khusus lansia, pemanfaatan Aplikasi Peduli Lindungi untuk implementasi prokes di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat penularan.

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat bahas penanganan Covid-19 di Pendapa Surya Graha, Kamis (9/9/2021) (Foto: Diskominfo Magetan) 

Di kesempatan yang sama, Brigjen TNI Ari Subekti Inspektur Kodam V Brawijaya mengatakan, Magetan dan Ponorogo saat ini turun level 3. Dua hari sebelumnya, Ponorogo dan Magetan masih level 4.

“Kita lihat indikator yang menjadikan level 4 dan sekarang tanggal 8 masuk level 3. Ini adalah kerja sama semua unsur yang telah bekerja keras. Semoga minggu depan bisa ke level 2,” terang Ari.

Terpisah, Bupati Magetan Suprawoto menyampaikan bahwa positivity rate dan keterisian rawat inap di Kabupaten Magetan mengalami penurunan dan terkendali, namun masih diperlukan upaya untuk menekan angka kematian.

Didominasi oleh kelompok lanjut usia sebesar 40% penduduknya, Kabupaten Magetan memiliki risiko yang lebih tinggi. “Berbagai upaya setiap harinya telah gencar dilaksanakan, serbuan vaksinasi, pengadaan RS Darurat, serta optimalisasi tracer dan isoter,” pungkas Bupati. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar