Politik Pemerintahan

Ketimbang Ributkan Tol Tengah Kota

Machfud Arifin-Mujiaman Pilih Wujudkan Transportasi Publik di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman memastikan jika fokus keduanya di sektor transportasi adalah terwujudnya transportasi publik yang nyaman dan bisa mengurai kemacetan di Surabaya. Bukan meributkan masalah keberadaan tol tengah kota.

“Fokus kita adalah bisa mewujudkan adanya transportasi publik yang bisa mengurai kemacetan di berbagai wilayah di Surabaya. Jumlah mobil yang masuk ini luar biasanya banyak ke Surabaya,” ujar Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin di Debat Publik III Pilwali Surabaya yang diselenggarakan KPU.

“Tentunya, Surabaya ini bukan hanya untuk masyarakat Surabaya saja. Ada orang Lamongan, ada orang Bangkalan, ada dari mana-mana. Untuk itu butuh keberadaan transportasi publik yang memadai untuk mengurai kemacetan,” tambah pria yang berpasangan dengan Mujiaman sebagai Calon Wakil Wali Kota ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menyelenggarakan debat pemilihan wali kota (Pilwali) ketiga pada Sabtu (5/12/2020). Debat tersebut sekaligus menutup masa kampanye sebelum pencoblosan pada Rabu (9/12/2020). Tema debat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Kebangsaan, diperkaya 5 subtema turunan.

Menurut Subairi, komisioner KPU Surabaya, subtema didasarkan pada kebutuhan serta isu yang sedang berkembang di masyarakat. ”Setiap subtema akan diberikan kepada panelis untuk ditindaklanjuti. Setelah itu tiap panelis akan membuat 1 pertanyaan untuk ditanyakan kepada paslon,” ujar Subairi ketika ditemui pada Kamis (3/12/2020).

Subtema tersebut antara lain adalah sinkronisasi pembangunan vertikal dan horizontal, pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan, pembangunan budaya, politik dan demokrasi, wawasan NKRI dan kebangsaan, serta harmoni sosial dan persatuan nasional. [ifw/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar