Politik Pemerintahan

Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Wujudkan Pilwali Bersih dari Praktek Curang

Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan calon dengan nomor urut 2 di Pilwali Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman memastikan diri bakal melakukan kampanye bermartabat dan memerangi tindakan kecurangan selama proses tahapan pemilihan serentak.

“Saya berkomitmen berkampanye bermartabat untuk pemilih sehat. Saya juga meminta KPU, seluruh Komisioner, untuk galakkan pemilih agar memaksimalkan kehadiran di situasi pandemi,” ujar Machfud Arifin dengan berapi-api membakar semangat.

Terkait kehadiran atau partisipasi pemilih, Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang Dua ini membeberkan data yang Ia miliki. “Di Surabaya tidak pernah lebih dari 60 persen saya paham itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Calon Wali Kota yang diusung oleh 8 partai politik ini pun memastikan jika pihaknya tidak akan berbuat curang sekaligus memerangi semua potensi kecurangan di Pilwali Surabaya 2020.

“Saya tidak akan merampok dan mencopet suara di Pemilu ini. Saya juga tidak akan membakar atau menghilangkan form C1. Saya juga mengajak warga Surabaya bersama-sama menjaga agar proses demokrasi di Pilwali Surabaya ini tidak tercoreng oleh kecurangan yang bisa saja muncul dan terjadi, jangan sampai kemenangan warga surabaya yang sangat mengiginkan perubahan, dikalahkan dengan kecurangan,” tegas arek suroboyo asli ini.

Di siai lain, Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi memastikan jika pihaknya bakal menggenjot partisipasi pemilih di Pilwali Surabaya kali ini. Ia pun tidak memungkiri jika di Pilwali Surabaya 2015 partisipasi pemilih kurang memuaskan.

“Target kami sesuai dengan target nasional di angka 70 persen untuk partisipasi pemilih. Kalau di Pilwali Surabaya 2015 lalu, partisipasi pemilih di angka 53.2 persen,” ujar Nur Syamsi. (ifw/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar