Politik Pemerintahan

Lubang di Jalan Mayjen Sungkono Gresik Semakin Parah

Gresik (beritajatim.com) – Kondisi Jalan Mayjen Sungkono Gresik semakin parah. Justru sekarang ditambah dengan adanya pengerjaan jaringan pipa yang sampai saat ini belum selesai. Imbasnya, pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut harus rela bergantian.

Pantauan di lapangan, Jalan Mayjen Sungkono Gresik yang di bagian selatan masih diberi pembatas road barrier. Hal ini karena ada pengerukan jaringan pipa sepanjang 500 meter. Sehingga, jalan tersebut hanya berfungsi separuhnya saja. Padahal, setiap hari mulai pagi hingga sore jalan itu dipadati oleh pengguna jalan.

Sebetulnya, kerusakan Jalan Mayjen Sungkono akibat pemasangan pipa bukan pertama kali ini terjadi. Pada tahun 2018 lalu, kondisi serupa juga membuat masyarakat mengeluh. Bahkan, ratusan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik sampai turun ke jalan menuntut ganti rugi akibat rusaknya jalan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, pipa yang dipasang itu merupakan proyek pemasangan pipa umbulan. Untuk itu, komisinya memint pihak terkait segera memperbaiki Jalan Mayjen Sungkono. Pasalnya, jalan itu merupakan akses jalan dari Surabaya menuju ke Gresik, atau arah sebaliknya.

“Kalau bisa dipercepat dengan menambah pekerja maupun jam kerjanya. Karena jalan itu tergolong jalan utama,” katanya, Minggu (23/02/2020).

Secara terpisah terkait dengan pemasangan pipa, Direktur PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah menuturkan, untuk proyek jaringan pipa di Jalan Mayjend Sungkono itu bukan proyek PDAM Giri Tirta. Namun, dari sistem penyedia air minum (SPAM) Umbulan.

“Pemasangan pipa itu adalah proyek nasional. Sementara yang di Desa Sukorejo itu lancar sesuai progres. Tidak ada kemoloran saat pemasangan pipa,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar