Politik Pemerintahan

LPPNU Ponorogo Tolak Rencana Pemerintah Impor Beras 1 Juta Ton

Ponorogo (beritajatim.com) – Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu membuat pernyataan kontroversial. Bapak dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu meminta masyarakat untuk membenci produk asing. Pernyataan itu terlihat sangat ironis, karena Pemerintah saat ini berencana akan melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton.

Rencana impor beras itu, disesalkan oleh Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Ponorogo. Pasalnya, pada akhir bulan ini petani di bumi reyog mulai memasuki masa panen. Sementara harga jual gabah turun terjun bebas seiring dengan kabar rencana impor beras tersebut. “Kalau memang Pemerintah berpihak kepada petani, ya harusnya tidak akan impor beras saat panen raya seperti ini,” kata PC LPPNU Ponorogo, Ahmad, Rabu (17/3/2021).

Maka dari itu, pihaknya menolak rencana impor beras tersebut. Ahmad menyebut ini merupakan masalah bersama. Sesuai dengan arahan dari PW LPPNU Jatim, pihaknya menyambangi beberapa petani di Ponorogo. Mereka mengeluhkan harga jual gabah yang terus turun. “Harga pupuk non subsidi itu mahal, giliran petani mau panen, harganya murah. Kasian para petani ini,” katanya.

Sementara itu Suwardi, petani asal Kecamatan Sukorejo mengaku bingung akan menjual gabahnya. Dirinya masih mempunyai 6 sak gabah hasil panen sebelumnya. Ia pengen menjual gabah tersebut, namun tengkulak tidak mau membeli. Mereka beralasan stok di gudang gabah masih melimpah, selain itu harganya juga turun. “Tengkulak khawatir kalau membeli dengan harga sekarang, nanti kalau gudang kembali buka tukat harganya semakin turun. Karena Pemerintah berencana impor beras,” katanya.

Petani lainnya, Sunardi asal Kecamatan Sampung menanggapi dingin rencana Pemerintah ingin impor 1 juta ton beras tersebut. Dia menilai Pemerintah sepertinya tidak menyadari keadaan petani saat ini. Jika awal tanam, petani sudah dipusingkan oleh ketersediaan pupuk. Sementara waktu panen, harga malah terjun bebas. “Harga gabah turun, malah akan impor beras. Petani kok sepertinya yang selalu dikorbankan,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Pizza Meat Lover Menu Berbuka Favorit Anak

Resep Rawon Iga Lunak Cocok untuk Berbuka

Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk