Politik Pemerintahan

LKPD Pamekasan Kembali Raih Predikat WTP dari Kemenkeu RI

Pamekasan (beritajatim.com) – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pamekasan Tahun 2019, kembali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

Predikat tersebut disematkan pasca mereka mendapatkan predikat serupa dari dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk Laporan Keuangan Periode 2019, Jumat (26/6/2020) lalu. Sekaligus predikat keenam beruntun yang diterima dalam enam tahun terakhir.

Penghargaan atas predikat WTP dari Kemenkeu RI, diterima langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam melalui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela peringatan Hari Jadi Ke-75 Provinsi Jawa Timur di Convention Hall Grand City Surabaya, Senin (19/10/2020) kemarin.

“Predikat (WTP) ini merupakan penghargaan kelima beruntun yang diterima Pemerintah Kabupaten Pamekasan, sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini merupakan hasil kerja keras pemerintah untuk memberikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel,” kata Badrut Tamam, Selasa (20/10/2020).

Pihaknya menilai kerja keras melalui spirit Pamekasan Hebat mulai menunjukkan hasil, guna menggapai cita-cita Bhajre, Rajjhe tor Parjhuge. “Keberhasilan program yang dirancang tergantung pada komitmen tiga elemen, yaitu pimpinan dan program yang bagus, serta partisipasi masyaraka,” ungkapnya.

“Penghargaan ini kami peruntukkan bagi seluruh masyarakat Pamekasan, terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat. Komitmen positif pemerintah akan terus kita pupuk, karena kita menjalankan program orientasinya untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga termotivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk kepentingan masyarakat. “Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk memberikn layanan terbaik kepada masyarakat, namun jangan mudah puas dari apa yang kita capai,” tegasnya.

“Dari itu kami tetap memiliki komitmen membangun kabupaten Pamekasan menjadi daerah yang berdaya saing dengan kabupaten/kota lain di Indonesia dapat segera terwujud, tentunya harus dibuktikan dengan peningkatan etos kerja dan dukungan dari masyarakat,” pungkasnya. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar