Politik Pemerintahan

Lita Machfud Arifin Apresiasi Gerakan Aisyiyah Tetap Bermasker

Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19, yang hingga saat ini belum tuntas, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya menggelar Gerakan Tetap Bermasker dari Aisyiyah untuk Umat, yang dihadiri Lita Machfud Arifin, istri cawali surabaya Machfud Arifin.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya Alifah Hikmawati menuturkan banyak program yang digalakkan aisyiyah sebagai upaya memutus mata rantai pandemi covid 19, sekaligus membantu masyarakat Terdampak, dengan pembagian masker dan program centelan yang merupakan pemberian sembako kepada masyarakat sejak pandemi, kali ini pemberian sembako serentak di 100 ranting.

Alifah menuturkan, di acara kali ini pihaknya mengundang Lita Machfud Arifin dikarenakan kepeduliannya yang luar biasa, begitu juga Cawali Surabaya Machfud Arifin. “Selama pandemi covid 19 melanda peran keduanya kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19 sangat luar biasa, selain itu pak machfud bersama sang istri Lita Machfud Arifin juga sering memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dan rumah sakit yang membutuhkan alat pelindung diri (APD).” ungkapnya.

Dari dasar itu Alifah menghimbau kepada masyarakat Surabaya agar tidak salah pilih pemimpin dalam Pilwali Surabaya 2020. Warga harus memilih pemimpin yang sudah teruji berbuat kepada masyarakat. Terutama di saat pandemi covid-19 melanda Surabaya. “Warga Surabaya harus memilih pemimpin yang sudah berbuat, pak Machfud ini sangat peduli kepada masayarakat, dan sudah terbukti kepeduliannya pada warga surabaya,” jelasnya.

Menurutnya, uluran tangan Machfud Arifin sangat berarti bagi masyarakat. Karenanya, Pimpinan Daerah Aisyiyah mendoakan Machfud Arifin-Mujiaman memenangkan Pilwali Surabaya yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang.

“Kami mendoakan beliau menjadi wali kota Surabaya dan Aisyiyah bergerak hingga tingkat bawah, untuk mengajak masyarakat tidak salah pilih dalam Pilwali 2020 ini, pilih pemimpin yang benar-benar sudah berbuat untuk warga Surabaya yakni Paslon nomer urut 2 Machfud-mujiaman,” tuturnya.

Sementara itu Lita Machfud Arifin sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan Pimpinan Daerah Aisyiyah. Sejak pandemi covid-19, mereka bergerak memberikan bantuan sembako dan bahan-bahan makanan yang dibutuhkan masyarakat, selain itu Aisyiyah juga aktif mengalakkan gerakan tetap bermasker sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Saya salut sekali dengan gerakan Aisyiyah, mereka memiliki program cantolan (sembako dicantolkan, masyarakat yang butuh ngambil sendiri), saya tadi diajak menyaksikan langsung karena serentak 100 ranting di Surabaya dan program tersebut sangat luar biasa, sebagai upaya Aisyiyah dalam meringankan beban masyarakat Terdampak covid 19,” ujar perempuan yang juga pengurus pusat Dekranas (dewan kerajinan nasional) ini.

Lita Machfud menilai, gerakan centelan Aisyiyah maupun gerakan tetap bermasker ini bisa menginspirasi orang lain atau organisasi wanita untuk ikut serta membantu masyarakat terdampak covid-19. “tadi itu barengan, ada Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) juga, yang ikut sejak adanya kegiatan Aisyiyah,” katanya.

Menurutnya, semua organisasi wanita harus saling bahu membahu berbuat untuk masyarakat, bahkan setelah covid-19 pun yang diprediksi efek ekonomi akan berdampak panjang. “Kedepan Kita bersama seluruh organisasi wanita bersinergi, dalam menggalang kekuatan untuk Surabaya agar cepat terecovery setelah covid berlalu, dan ekonomi kota tercinta ini kembali bangkit,” tutur perempuan yang sudah 30 tahun mendampingi cawali surabaya Machfud Arifin ini. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar