Politik Pemerintahan

Libur Panjang, Pemkot Mojokerto Siapkan 5.000 Rapid Test

Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan antisipasi libur panjang dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-alun Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan antisipasi libur panjang dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-alun Kota Mojokerto. Apel bersama Polresta Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto digelar dalam rangka libur panjang.

Dalam amanatnya Ning Ita (sapaan akrab, red), mengapresiasi terselenggaranya apel sebagai bentuk upaya sinergitas dan kegotongroyongan seluruh jajaran Forkopimda dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah Kota Mojokerto. Apel digelar sekaligus mengantisipasi pengamanan terhadap libur panjang dan cuti bersama serta peringatan maulid Nabi Muhammad tahun 2020.

Apel gelar pasukan diikuti oleh anggota TNI/Polri, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto serta relawan. Ada sebanyak 240 anggota yang terlibat dalam pengamanan libur panjang mulai Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020) mendatang.

“Ratusan petugas akan memberikan pengamanan dan pembatasan di 8 titik, serta bergerak secara dinamis. Sebanyak 5.000 rapid test disiapkan oleh petugas yang bergerak secara dinamis di seluruh wilayah Kota Mojokerto bagi seluruh masyarakat yang dijaring secara masif, dan bagi warga luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Mojokerto atau menginap,” ungkapnya, Selasa (27/10/2020).

Masih kata Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto telah menyiapkan rumah susun sewa sederhana (rusunawa) yang dijadikan tempat karantina bagi warga Kota Mojokerto yang terbukti reaktif dari hasil rapid ketika operasi berlangsung. Bagi warga dari luar Kota Mojokerto akan dikarantina di Balai Diklat sebelum dijemput oleh petugas dari daerah asal masing-masing.

“Selain 8 titik operasi tercatat ada 15 titik yang akan melaksanakan kegiatan keagamaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pada kegiatan tersebut telah dilakukan assesment pada seluruh panitia penyelenggara agar melaksanakan protokol secara ketat juga pembatasan terhadap peserta atau jamaah yang akan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi,” katanya.

Libur panjang yang bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi perhatian khusus Ning Ita yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto. Pemkot Mojokerto telah menyiapkan Sebanyak 20 ribu masker yang akan dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang ada di wilayah Kota Mojokerto.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Mendagri dalam rangka antisipasi pengamanan libur panjang dan cuti bersama bisa dilakukan dengan lancar dan petugas yang tergabung dalam operasi senantiasa diberikan kesehatan karena keberhasilan operasi terletak pada kesehatan, kemampuan serta kekuatan peserta gabungan guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

Hadir pada apel ini, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, Danramil Prajurit Kulon Kapten Budiono mewakili Dandim 0815 Mojokerto, Komandan Garnisun Kapten Ahmad Budiarto mewakili Dandenpom Mojokerto, Kepala Dishub Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Dinkes Christina Indah Wahyu dan Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar