Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Letkol Pnb Dharma Gultom Penerbang TNI AU Pertama Raih 2.000 Jam Terbang T50i Golden Eagle

Letkol Pnb Dharma Gultom saat upacara pemasangan badge 2.000 jam terbang di Shelter Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Rabu (10/11/2021) (foto: Penerangan Lanud Iswahjudi)

Magetan (beritajatim.com) – Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Dharma “Rottweil” Gultom. torehkan prestasi membanggakan dengan menjadi penerbang TNI AU pertama yang meraih 2000 Jam terbang dengan menggunakan pesawat T50i Golden Eagle.

Atas raihan prestasi yang membanggakan ini, Letkol Pnb Dharma Gultom berhak menyandang Badge 2000 Jam Terbang yang disematkan langsung oleh Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI M. Untung Suropati pada acara tradisi capaian Jam Terbang di shelter Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Rabu (10/11/21).

Bersamaan dengan ini Kapten Pnb Stefanus “Harrier” Adi P dan Kapten Pnb Agung “Starling” Tri Widyatmoko juga berhasil torehkan capaian 1000 jam terbang dengan menggunakan pesawat T50i Golden Eagle dan berhak menyandang badge 1000 jam terbang.

Letkol Pnb Dharma Gultom saat upacara pemasangan badge 2.000 jam terbang di Shelter Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Rabu (10/11/2021) (foto: Penerangan Lanud Iswahjudi)

Danlanud Iswahjudi mengatakan perolehan jam terbang ini hendaknya jangan dilihat dari angkanya namun lebih dimaknai, karena pencapaian ini diiringi oleh dedikasi, motivasi dan semangat yang tinggi, dimana didalamnya terkandung peningkatan kemampuan dan pengetahuan serta yang terpenting kedewasaan serta kematangan untuk melaksanakan setiap misi yang diberikan.

”Capaian prestasi yang diukir Rottweil, Harrier dan Starling hendaknya menjadi motivasi bagi penerbang lainnya,” kata Marsma Untung.

Turut hadir pada acara tradisi ini, Para Kepala Dinas Lanud Iswahjudi, para komandan satuan jajaran Lanud Iswahjudi dan segenap personel Skadron Udara 15. (penlanud/fiq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati