Politik Pemerintahan

Legislator Wajah Baru Pimpin Fraksi PAN-NasDem di DPRD Pamekasan

Politisi NasDem Pamekasan, Mohammad Hamidi (baju batik) bersama masyarakat. [Foto: Istimewa]

Pamekasan (beritajatim.com) – Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Pamekasan, Mohammad Hamidi diplot sebagai ketua fraksi gabungan bersama Partai Amanat Nasional (PAN) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Fraksi gabungan yang dinamakan Fraksi PAN-NasDem tersebut, terdiri dari empat anggota legislatif. Masing-masing dua anggota dari PAN, yakni Abdul Haq dan Mohammad Rusi. Serta dua anggota lainnya dari Partai NasDem, yakni Mohammad Hamidi dan Wardatus Sarifah.

“Berdasar musyawarah dan kesepakatan bersama antara jajaran petinggi PAN dan NasDem Pamekasan bersama anggota dewan terpilih, Ketua Fraksi PAN-NasDem di DPRD Pamekasan ditetapkan Mohammad Hamidi dari Partai NasDem,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno, Senin (2/9/2019).

Selain itu pihaknya menyampaikan rasa optimistis terhadap komposisi Fraksi PAN-NasDem, sekalipun hanya berisi empat personil dari partai gabungan. “Kami punya SDM (Sumber Daya Manusia) mempuni, semuanya incumbent. Hamidi merupakan mantan staf ahli di DPR Pusat,” tegasnya.

“Dengan komposisi seperti ini, kami sangat optimistis Fraksi PAN-NasDem bisa memberikan kontribusi penting di lingkungan DPRD Pamekasan periode 2019-2024. Apalagi komposisi ini juga cukup ideal demi mewujudkan cita-cita partai,” tegasnya.

Dipilihnya Mohammad Hamidi sebagai ketua fraksi memang cukup mengejutkan, sebab ia merupakan pendatang baru di lingkungan legislatif Bumi Gerbang Salam. Terlebih tiga anggota lainnya merupakan logislator incumbent yang kembali terpilih pada Pemilu Legislatif (Pileg) yang digelar serentak 17 April 2019.

Namun pengalaman sebagai mantan staf ahli di DPR RI menjadi salah satu pertimbangan, termasuk juga pengalaman studi dengan status magister alias Strata 2 (S2) di University of Malaya. Bahkan saat ini, ia juga tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Seperti diketahui, dari total 10 partai politik (parpol) yang dipastikan mendapat kursi di legislatif. Lima di antaranya merupakan parpol yang tidak memungkinkan membentuk fraksi sendiri dan harus berkoalissi dengan parpol lain untuk mencapai batas minimal satu fraksi, yakni empat orang anggota legislatif.

Kelima parpol tersebut masing-masing Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Golongan Karya (Golkar) dan Pertai Persatuan Indonesia (Perindo). Mereka membentuk Fraksi Madani dengan komposisi tujuh anggota dewan, terdiri dari tiga anggota PBB, tiga anggota Golkar dan satu anggota Perindo.

Dengan komposisi tersebut, nantinya bakal terdapat sebanyak tujuh fraksi di Gedung DPRD Pamekasan di Jl Kabupaten 107 Pamekasan. Masing-masing Fraksi PPP dengan total anggota sebanyak 12 orang, disusul Fraksi PKB dengan anggota 7 orang, Partai Demokrat sebanyak 6 orang, PKS 5 orang dan Fraksi Gerindra 4 orang.

Sedangkan dua fraksi lainnya, yakni Fraksi PAN-NasDem dengan total 4 orang anggota, serta Fraksi Madani yang notabene fraksi gabungan dari PBB, Partai Golkar dan Perindo dengan komposisi sebanyak tujuh anggota. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar