Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Legislator DPR RI Nur Yasin Minta Guru Diprioritaskan Vaksin Booster

Jember (beritajatim.com) – Nur Yasin, anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa, minta agar pemerintah segera menemukan vaksin yang sesuai untuk siswa sekolah dasar yang berusia di bawah 12 tahun. Ini agar proses pendidikan tatap muka bisa segera dilaksanakan.

“Jika memang anak SD belum bisa divaksin, orang dewasa yang divaksin. Anak-anak SD kan tertular dari kita. Walau tidak didapatkan kekebalan lingkungan, tapi kekebalan individu pribadi kan bisa menghalangi secara tidak langsung penyebaran Covid,” kata Nur Yasin.

Dengan kata lain, para guru dan personel sekolah dasar harus divaksin keseluruhan sebelum pendidikan tatap muka digelar. “Saya usulkan guru juga harus mendapat suntikan booster atau suntikan ketiga. Guru harus jadi prioritas kedua setelah tenaga kesehatan,” kata Nur Yasin.

Nur Yasin sempat mendapat tawaran vaksinasi booster jalur khusus. Namun ia menolak, kecuali memang program resmi pemerintah. “Saya bukan sok idealis, atau sok nasionalis. Saya hanya berpikir: rakyat saya yang suntik pertama hanya sekian persen, masa saya suntik ketiga. Akhirnya saya hanya jawab: ya, nanti saya pikirkan (tawaran itu),” katanya.

Nur Yasin memprakarsai vaksinasi massal di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, 5-6 September 2021. Dia meminta delapan ribu dosis vaksin ke pemerintah untuk kegiatan vaksinasi massal, di luar dosis vaksin yang dikirim ke Pemerintah Kabupaten Jember.

Empat ribu dosis pertama disuntikkan di empat tempat, yakni di Pondok Pesantren Nurul Islam, di Gambirono Bangsalsari, di Kantor Pengurus Cabang NU Jember, dan Nur Yasin Center. Empat ribu vaksin dosis kedua akan disuntikkan tiga minggu kemudian. “Kalau ini berhasil, maka saya punya peluang untuk minta lagi lebih dari delapan ribu dosis vaksin,” katanya.

Vaksin yang disuntikkan adalah vaksin Sinovac. “Sinovac memang efikasinya sedikit lebih rendah, tapi sebetulnya vaksin ini paling aman, karena ini jenis platform vaksin sama dengan platform vaksin cacar yang sudah ketemu sekian puluh tahun lalu,” kata Nur Yasin. Sinovac ini bisa dipakai untuk anak berusia 12 tahun. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar