Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Lega, Peserta PPPK Tahap 2 Bakal Tandatangani Perjanjian Kerja

Peserta PPPK tahap 1 yang akan menerima SK PPPK dari Bupati Sugiri Sancoko. (Foto/Dok.Beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar gembira untuk para guru honorer yang menjadi peserta PPPK tahap 2 tahun anggaran 2021. Pasalnya, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo mengundang mereka untuk melakukan penandatanganan perjanjian kerja. Pelaksanaan penandatanganan untuk 410 peserta itu, direncanakan selama dua hari, yakni tanggal 15-16 Juni 2022.

“Karena jumlahnya tidak terlalu banyak, kita lakukan di kantor kami Gedung Graha Krida Praja lantai 5. Nanti kita jadwal menjadi beberapa sesi setiap harinya,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Ponorogo, Andy Susetyo, Selasa (14/6/2022).

Andy tidak menjelaskan secara rinci isi perjanjian kerja PPPK tersebut. Namun Ia memberikan garis besar yang intinya dengan hak dan kewajiban dan aturan yang mengatur kerjasama dan pelaksana dari PPPK itu. Termasuk masa kerja kontrak selama 5 tahun, besaran gaji dan tunjangan juga tertuang di isi perjanjian itu.

“Gaji pokok yang akan diterima PPPK nanti Rp 3 juta kurang sedikit. Peserta diberi waktu untuk mempelajari isi perjanjian termasuk klausulnya perjanjiannya,” ungkap mantan Kepala Dipertahankan itu.

Penandatanganan perjanjian kerja PPPK itu antara peserta dengan Bupati Ponorogo. Proses penandatanganan dilakukan terlebih dulu oleh peserta PPPK diatas materai. Setelah ditandatangani oleh peserta, baru dokumen perjanjian itu dinaikan ke bupati untuk ditandatangani.

“Setelah semua peserta PPPK tahap 2 menandatangani, baru dokumen perjanjian itu dinaikan ke bupati Sugiri Sancoko untuk ditandatangani juga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Sugiri Sancoko menyerahkan surat keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Pemerintah tahap 1 tahun anggaran 2021. SK PPPK tersebut, diserahkan kepada 974 guru yang sebelumnya sebagai guru honorer. Penyerahan dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama diberikan kepada 487 orang di gedung Sasana Praja.

“Dibagi dua sesi hari ini, sesi pertama sebanyak 487 orang dan nanti sisanya ya tetap hari ini juga setelah sesi pertama selesai,” kata Bupati Sugiri,

Dengan sudah mendapatkan SK PPPK ini, meraka saat ini sudah menyandang sebagai aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Tentunya dengan status tersebut, kesejahteraannya tentu akan lebih meningkat.

“Teman-teman PPPK ini kontraknya akan diperbarui 5 tahun sekali,” katanya.

Kang Bupati Sugiri Sancoko berharap semangat para guru yang saat ini diangkat sebagai PPPK, semangatnya harus lebih luarbiasa. Mereka harus melakukan aktualisasi diri, supaya kualitas profesi gurunya bisa lebih bagus.

“Guru itu harus selangkah lebih maju dari muridnya atau siapapun,” ungkapnya.

Kang Giri menambahkan bahwa guru itu digugu dan ditiru, sehingga guru harus menjadi uswatun hasanah dalam mengarungi kehidupan. Dia kembali berharap guru di Ponorogo bisa menjadi luar biasa.

“Guru harus menjadi uswatun kasanah dalam kehidupan,” pungkas Giri berharap. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar