Politik Pemerintahan

Lawan Covid-19, NasDem Kabupaten Kediri Sterilisasi 8 Rumah Ibadah

Kediri (beritajatim.com) – DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri terus melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona dengan cara penyemprotan menggunakan cairan disinfektan. Kali ini sterilisasi menyasar sejumlah rumah ibadah dan fasilitas umum di Kabupaten Kediri.

Sedikitnya ada delapan rumah ibadah yang menjadi sasaran. Antara lain Gereja Puhsarang di Kecamatan Semen, Masjid Al Ithihad, Puhsarang, Masjid Besar Assholihin Kecamatan Semen, Masjid Baitus Salam, Semen, Mushola Ibrohim kholil, di Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Masjid Baitus Salam, Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Gereja Jawi Wetan Desa Puhsarang dan Mushola Al Ikhlas Desa Kedak, Kecamatan Semen. Selain itu ada dua tempat umum yang tak luput dari penyemprotan yaitu, Pasar Desa Semen dan Kantor KUA Kecamatan Semen.

Langkah ini diambil DPD NasDem Kabupaten Kediri sebagai bentuk nyata keprihatinan terhadap wabah virus corona sebagai bencana Nasional. Bakti sosial tersebut telah dilaksanakan beberapa hari terakhir untuk mencegah mewabahnya Covid-19 di Kabupaten Kediri yang semakin meluas. Sebelumnya, relawan NasDem melakukan kegiatan serupa di sejumlah kecamatan di kawasan lereng Gunung Kelud.

“Penyemprotan ini dilakukan sebagai bentuk realisasi Gerakan Perubahan yang selama ini menjadi nafas dan slogan Partai NasDem. Kami memahami bahwa wabah ini harus ditangkap dan ditanggulangi secara bersama-sama. Upaya dari pemerintah dan juga masyarakat perlu disinergikan bersama,” kata Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono, Rabu (8/4/2020).

 

Pada intinya, kata anggota DPRD Kabupaten Kediri ini, penyemprotan tersebut, juga untuk menumbuhkan kepedulian di lingkungan masyarakat, akan kewaspadaan terhadap Covid-19. Kegiatan tersebut, imbuh dia, juga sebagai sarana mendekatkan NasDem dengan masyarakat, sekaligus hadir di tengah rakyat ketika membutuhkan.

Tak hanya penyemprotan disinfektan, dia bersama pengurus juga berkeliling menyosialisasikan kewaspadaan dan pentingnya physical distancing ke warga untuk menekan penyebaran wabah Covid-19. Data statistik Kabupaten Kediri Covid-19, per 8 April 2020 menyebutkan, PDP sejumlah 17 orang. Dimana, 14 orang dalam pengawasan dan tiga lainnya selesai pengawasan. Sedangkan, jumlah terkonfirmasi positif sebanyak tujuh orang. Rinciannya, empat orang tengah menjalani perawatan, satu orang dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia. [nm].

Apa Reaksi Anda?

Komentar