Politik Pemerintahan

Lawan Covid-19, Muhammadiyah Gerojok 50 Ribu Paket Sembako di Jatim

Surabaya (beritajatim.com) -Muhammadiyah Covid Command Center (MCCC) Jawa Timur menggelontor 50 ribu paket Sembilan bahan pokok (sembako) ke masyarakat kurang mampu di seluruh daerah di Jawa Timur.
Bansos bertitel ‘Muhammadiyah Untuk Bangsa’ ini serentak dilakukan di 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Di Surabaya dipusatkan di Kampung 1001, warga yang tinggal dibawa jembatan Tol Kawasan Krembangan Surabaya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr Saad Ibrahim dan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Siti Delilah Chandra blusukan memberikan bantuan tersebut.
“Ini sebagai bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap bangsa ini. Jatim menerjunkan semua pimpinan di semua tingkatan dan membagikan 50 ribu paket sembako,” kata Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim di Surabaya, Selasa (19/5/2020).
Pemberian paket sembako ini diberikan bagi masyarakat yang terdampak COVID-19. Mereka diberi paket sembako berisi beras, gula, minyak, serta makanan siap saji dari LAZISMU Jatim.
Pemberian sembako serentak di Jatim ini, tidak lain setelah melihat kehidupan masyarakat sejak wabah COVID-19 ini sangat memprihatinkan.
Sebagian kehilangan mata pencaharian, sehingga mereka kesulitan untuk memberikan nafkah ke keluarga.
“Muhammadiyah ikut meringankan beban mereka, walau hanya bisa untuk beberapa, namun minimal bisa mengurangi beban mereka,” kata Saad.
Menurutnya, 50 ribu paket bukanlah jumlah yang kecil, karena itu proses distribusinya dilakukan dengan menggerakkan semua relawan MCCC di  daerah.
“Alhamduillah proses baksos ini berlangsung lancar, dan semua bantuan sudah diterima mereka yang berhak,” katanya.
Menyingung ketika melihat dari dekat kondisi warga yang tinggal di bawah kolongan jembatan tol ini sangat prihatin. Mereka hidup dalam kondisi tempat tinggal tidak layak.
“Ini bagian dari Indonesia yang seharusnya mereka para penguasa juga tahu. Mereka hidup di bawah jalan tol yang sangat tidak layak untuk menjadi tempat tinggal,” katanya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar