Politik Pemerintahan

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, KPU Kabupaten Mojokerto Kenalkan Si IMO

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang digelar KPU Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Akhirnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto melaunching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tahun 2020. Launching yang digelar di salah satu hotel di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

KPU Kabupaten Mojokerto juga memperkenalkan maskot Si IMO (Itik Mojokerto).

Launching dihadiri Pj Bupati Mojokerto yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) dan forpimda serta Tim Kampanye Pasangan Calon (Paslon) dari tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto.

Acara digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan dan jaga jarak.

Launching ditandai dengan penekanan tombol yang dilakukan Ketua KPU dan Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto serta Komisioner KPU Jawa Timur. Dalam launching tersebut selain memperkenalkan Si IMO, Itik yang merupakan produk unggulan di Kabupaten Mojokerto, juga dimeriahkan penampilan penyanyi dangdut, Tasya Roshmala dan Gerry Mahesa.

“Launching Pilkada, Kabupaten Mojokerto yang paling akhir yakni ke 18. Pesan saya kepada teman-teman agar bisa deteksi dini, taati aturan step by step, jangan ada yang terlewatkan sehingga kejadian lampau tidak terjadi. Karena beberapa tahun Pilkada Kabupaten Mojokerto mempunyai catatan,” pesan Komisioner KPU Jawa Timur, Nurul Amalia.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori mengatakan, meski launching digelar pasca penetapan dan pengundian nomor urut Paslon, namun tidak mempengaruhi tahapan yang berlangsung. Ini lantaran launching tak mempengaruhi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

“KPU Kabupaten Mojokerto melaksanakan launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang memang rencana awalnya kita laksanakan pada bulan Februari waktu itu, namun karena adanya penundaan maka hari ini baru bisa kita laksanakan. Kemarin itu memang kita rencananya setelah penetapan,” katanya.

Menurutnya, launching Pilkada tidak mempengaruhi tahapan karena launching tidak masuk tahapan sehingga bisa dilakukan kapan pun juga. Pasca tahapan kampanye sampai 5 Desember, tahapan Pilkada serentak 2020 akan memasuki hari tenang selama empat hari dan pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020.

“Kita sudah merekrut anggota KPPS, sebelum menjalankan tugas kita lakukan rapid test semua. Ini bagian dari upaya kita untuk menghindari penyebaran virus. Selain itu kami menyediakan APD untuk semua petugas kita yang ada di lapangan,” katanya.

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020 sejatinya digelar KPU Kabupaten Mojokerto pada tanggal 22 Maret 2020 dan dialihkan tanggal 11 April 2020. Namun karena pandemi Covid-19, launching batal digelar hingga akhirnya baru bisa digelar pada, Minggu (4/10/2020). [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar