Politik Pemerintahan

Launching Jingle QA Berlangsung Meriah, Ada Teriakan ‘Tarik Sis Semongko’

Gresik (beritajatim.com) – Di tengah padatnya kegiatan kampanye, pasangan Qosim-Alif (QA) mengenalkan jingle-nya ke masyarakat melalui chanel youtube New Monata. Kegiatan bertajuk ‘Launching Jingle QA’ berupa hiburan musik dangdut bersama New Monata.

Sejumlah artis Jawa Timur meramaikan pentas live streaming itu, diantaranya Cak Brodien, Ratna Antika dan Wiwik Sagita. Mereka mampu membius ratusan pendukung pasangan nomor urut 1 ini dari 18 koordinator kecamatan dan 362 koordinator desa. Para pendukung melaksanakan nonton bareng melalui aplikasi zoom meeting.

Sementara di chanel grup tersebut, saat ditonton 13.235 orang serta memiliki 194 ribu subscriber. Mereka yang memberikan komentar juga tidak kalah sengitnya. Para pendukung yang mengikuti zoom meeting di masing-masing wilayah terlihat antusias mengikuti acara.

Mereka juga tidak sedikit yang ikut bergoyang. Salah satu lagu yang ditunggu-tunggu adalah tembang bunga saat pendukung QA sama-sama berteriak ‘Tarik Sis Semongko’. Penonton yang mengikuti tayangan youtube hampir semuanya mengeluarkan uneg-uneg di kolom komentar dengan unik unik dan antusias.

Meski hanya melihat melalui gadget dan aplikasi Youtube, namun kemeriahan dan kegembiraan para pendukung dan simpatisan Qosim-Alif benar benar menikmati tayangan live tersebut. Mereka yang awalnya hanya duduk diam, saat Cabup M.Qosim dan doktrr Alif menyapa, para korcam maupun tokoh dan pendukung di tiap posko langsung bersorak gembira.

“Kegiatan memberikan edukasi kepada pendukung QA dan masyarakat Kabupaten Gresik terkait visi misi dan program kerja Qosim-Alif yang disampaikan melalui kegiatan virtual. Melalui tayangan ini, kami sekaligus mengikuti arahan pemerintah untuk menggelar kampanye secara virtual untuk meminimalisir penularan virus Covid-19 yang saat ini masih belum usai,” ungkapnya.

Sementara Cawabup Alif, menyampaikan harapan mengajak masyarakat Gresik bersama-sama memilih pemilmpin yang berpengalaman, cerdas dan santun dalam membangun Kabupaten Gresik. “Tantangan ke depan cukup berat untuk menghidupkan perekonomian Gresik yang terimbas pandemi Covid-19 tidak boleh dilakukan secara sembarangan,” tandasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar