Politik Pemerintahan

Laporan Contempt of Parliament Dicabut, Penny: Terima Kasih Pimpinan!

Penny Artha Medya

Jember (beritajatim.com) – Penny Artha Medya, mantan kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jember, Jawa Timur, gembira karena DPRD mencabut laporan penghinaan terhadap parlemen (contempt of parliament) di kepolisian setempat.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada pimpinan Dewan. Intinya saya mengapresiasi,” kata Penny, Rabu (16/6/2021).

Badan Kehormatan DPRD Jember melaporkan Penny ke kepolisian resor setempat pada Jumat (17/4/2020). Ada tujuh orang anggota DPRD Jember yang saat itu datang ke Markas Polres Jember untuk melaporkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jember tersebut. Berselang setahun kemudian, Maret 2021, pelaporan dicabut diam-diam tanpa ada pernyataan pers. Bahkan tiga dari lima anggota Badan Kehormatan menyatakan tidak tahu.

Ketua BK DPRD Jember Hamim mengatakan, tidak ada pimpinan yang tidak setuju. “Semua sudah melalui pertimbangan. Toh niatan kita baik,” katanya, Rabu (16/6/2021).

Soal tiga anggota BK yang tidak tahu soal pencabutan laporan itu, Hamim mengaku lupa untuk menyampaikan karena adanya kesibukan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2021. “Itu tok. Makanya, itu digoreng-goreng. Tapi ya tidak apa-apalah. Memang adanya begitu,” katanya.

Sunardi, anggota BK dari Partai Gerindra, menambahkan, sesuai hasil rapat pimpinan, diputuskan dua persyaratan yang harus dipatuhi Penny. Pertama, adanya surat permintaan maaf kepada DPRD Jember, dan kedua, permintaan maaf terbuka melalui media massa. “Yang lupa, (permintaan maaf melalui) medianya tidak dikontrol,” katanya. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar