Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

LaNyalla: Saya Menjemput Takdir Jadi Presiden

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua MPW Pemuda Pancasila (PP) Jatim sekaligus Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti menegaskan, dirinya akan menjemput takdirnya untuk menjadi seorang presiden.

“Saya ini menjemput takdir, jadi tenang aja. Kalau takdir saya presiden, tidak ada yang menghalangi. Saya siap (maju capres), kita ini dikader oleh Pemuda Pancasila dari nol untuk jadi pemimpin nasional, salah satunya jadi presiden RI. Ini hasil pengkaderan PP, soal partai biar Allah SWT yang mencarikan,” kata LaNyalla kepada wartawan di Grand Empire Palace Surabaya Kamis (26/5/2022).

Meski mengaku siap maju dalam ajang pencapresan, LaNyalla tetap meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus aturan presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden 20 persen.

“Yang jelas kita berjuang dulu di MK. Kita harus sadar bahwa MK didirikan pada saat itu menegakkan konstitusi dan menjaga konstitusi, di pasal 6A tidak ada sama sekali yang memberi ambang batas calon presiden 20 persen. Tapi kenapa di Undang-undang nomor 7 tahun 2017 di pasal 222 itu ada ambang batas 20 persen. Ini tugasnya MK untuk menghapus,” tegasnya.

Menurut LaNyalla, jika MK tidak menghapus aturan batas ambang capres 20 persen, maka ada sesuatu di MK yang perlu dicari tahu. LaNyalla juga meminta Presiden RI Joko Widodo untuk mengintervensi MK guna menghapus batas ambang 20 persen.

“Kalau sampai MK tidak mau menghapus, ada apa dengan MK. Di sinilah presiden saya harap untuk ikut turun tangan melakukan tindakan positif, salah satunya perintahkan MK lepas pasal 222 yang melanggar konstitusi. Harus diintervensi presiden, di sini presiden harus menegakkan kebenaran, dan juga MK,” pungkasnya. [tok/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar