Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Lantik 52 Pejabat, Wali Kota Mojokerto Jamin Tak Ada Jual Beli Jabatan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat melantik 52 pejabat di di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 52 pejabat administrasi, pengawas dan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Proses mutasi dan pelantikan tersebut tidak ada permainan uang atau jual beli jabatan.

“Struktur jabatan di dalam pemerintahan itu semakin keatas semakin sedikit formasinya. Seperti halnya piramida, artinya semakin ke atas jenjangnya, maka peluang untuk bisa mendapatkannya akan semakin sedikit, karena itu orang-orang tertentu saja yang bisa mendapatkan untuk promosi,” ungkapnya di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Jumat (10/9/2021).

Ning Ita (sapaan akrab, red) menegaskan bahwa, promosi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto hanya diberikan kepada pegawai pilihan yang dinilai memiliki kinerja yang baik. Bukan mengutamakan kepangkatan semata, bukan pula pada senioritas apalagi terhadap hal-hal yang sifatnya materialistis.

“Proses mutasi dan pelantikan tidak ada permainan uang atau jual beli jabatan. Jika ada yang dimintai uang terkait mutasi dan promosinya, silahkan lapor ke saya. Akan saya tindak tegas pelakunya. Kami ingin benar-benar memilih pejabat yang berintegritas dan memiliki loyalitas tinggi bagi pembangunan di Kota Mojokerto,” katanya.

Secara tegas, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga meminta untuk memberikan laporan secara langsung apabila mendapatkan promosi mutasi yang diberi embel-embel nilai nominal tertentu. Ning Ita menambahkan, selain kinerja, loyalitas dan kemampuan untuk berfikir inovatif dan kreatif juga menjadi penilaian untuk promosi.

“Siapa yang kinerjanya memang baik maka kita berikan kesempatan dan peluang untuk bisa mendapatkan promosi jabatan. Mereka juga harus berkomitmen memenuhi beberapa hal yang saya cantumkan di dalam pakta integritas yang sudah ditandatangani itu. Tujuannya agar terus menjadi ASN yang berkinerja lebih baik lagi daripada sebelumnya,” tegasnya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Asisten Sekda, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Camat se-Kota Mojokerto. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar