Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Mojokerto Tegaskan Tidak Ada Permainan Uang

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat melantik 11 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Mojokerto di ruang SBK. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelantikan kenaikan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dijamin tidak melibatkan praktek kecurangan apapun seperti penarikan biaya dan tidak ada permainan uang. Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto saat melantik 11 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Mojokerto di ruang Satya Bina Karya (SBK).

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyampaikan dinamika globalisasi yang menuntut fungsi pemerintahan untuk lebih baik. Mulai dari fungsi pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan harus mampu diemban. “Pemerintah sebagai fungsi pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan harus mampu diemban dengan baik, dan mengikuti dinamika yang berkembang,” ungkapnya, Kamis (30/12/2021).

Termasuk perubahan primordial menjadi pola pikir modern dan maju, melayani bukan dilayani dan sesuai branding ‘Bangga Melayani Bangsa’. Bupati meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mengasah kemampuan dan kapasitas agar mampu berdaya saing dalam gerak pemerintah yang cepat, dilandasi nilai-nilai dasar ASN ‘Berakhlak’.

“Yaitu berorientasi pelayanan, akuntabilitas, Kompeten, Harmonis, Loyal Adatif dan Kolaboratif. Pelantikan kenaikan jabatan atau apapun itu, dijamin tidak melibatkan praktek kecurangan apapun seperti penarikan biaya. Saya tekankan bahwa tidak ada permainan uang. Apabila ada yang meminta atas nama saya pribadi, saya minta tolong agar tidak memberikan sepeserpun,” katanya.

Selain itu, Bupati meminta agar ASN harus siap ditempatkan dimanapun sebagai bentuk menjalankan tugas. Sebanyak 11 Pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik tersebut yakni Riedy Prastowo sebagai Kabid Kebudayaan Disbudporapar, Mokhamad Sholihin sebagai Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP.

Endah Yuliatin sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Disnaker, Mochamad Bachroni sebagai Kasi Kentetraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Kecamatan Mojosari, Djondjok Soebyantoko sebagai Kasi Keselamatan dan Ketertiban Dinas PUPR, Imam Choiri sebagai Sekretaris Dispendukcapil, RR Fety Suryaning Dasawati sebagai Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil.

Donik Asih sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil, Agung Wahyudi Kasi Pengolahan dan Penyajian Data Dispendukcapil, Ria Dwi Ariyanarti sebagai Kasi Perubahan Status Anak, Pewarganegaraan dan Kematian Dispendukcapil, serta Vici Chayarini sebagai Kasi Kelahiran Dispendukcapil. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati