Politik Pemerintahan

Langgar Disiplin, Sebanyak 26 Kader PDIP Kena Sanksi

Jakarta (beritajatim.com) – PDI Perjuangan menjadikan kedisiplinan sebagai jalan atau prinsip utama berorganisasi. Sebagai pelaksanaannya, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu memberikan sanksi kepada setiap kader indisipliner saat penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional I dan HUT Ke-47 PDIP di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, berpartai bukan sebagai wadah untuk orang menjadi pemimpin. Menurut Hasto, berpartai memiliki makna lebih jauh, yaitu harus tertib dan disiplin.

“Mereka yang tidak menjalankan instruksi ketua umum, instruksi partai, langsung diberikan sanksi. Hari ini ada 26 kader PDIP yang diberikan sanksi karena tidak menjalankan perintah di dalam disiplin partai,” kata Hasto.

Hasto menerangkan, bagaimana seorang kader memahami ideologi dan visi partai apabila tidak mengikuti setiap tahapan Rakernas. Politikus asal Yogyakarta ini menilai tak ada gunanya kader berpartai jika tidak mengetahui buah pemikiran PDIP.

Lebih lanjut kata Hasto, ada beberapa kader yang diberikan sanksi karena merokok dan berada di luar ruangan. Meski hal itu sepele, Hasto menekankan bahwa sikap tersebut tidak bisa ditoleransi. “Langsung kami berikan sanksi,” ungkap Hasto.

Meski demikian, Hasto tidak memerinci jenis hukuman bagi kader yang mendapatkan sanksi. Dia hanya menyebut tanda pengenal kader yang disanksi, telah dilubangi oleh pihak DPP PDI Perjuangan. “Menjadi kader partai, bukan hanya harus siap menjadi pemimpin, tetapi siap menjadi pengikut,” kata Hasto. (hen/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar