Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Lamongan Canangkan Desa Cantik Agar Program Tepat Sasaran

Saat berlangsungnya acara Pencanangan 31 Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Kabupaten Lamongan Tahun 2021, di Pendopo Lokatantra, Kamis (2/12/2021).

Lamongan (beritajatim.com) – Saat ini, desa menjadi subjek krusial dan ujung tombak pembangunan nasional. Oleh sebab itu, kebijakan dan pembangunan diharuskan mampu menjawab permasalahan yang terjadi.

Selain itu, desa juga dituntut memiliki data lengkap dan akurat, sehingga program-program yang ditawarkan pun menjadi tepat sasaran.

Sehubungan dengan hal itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai salah satu upaya peningkatan sistem birokrasi yang ringkas dan efesien dalam menjalankan pembangunan daerah.

Program Desa Cantik ini memiliki fungsi untuk membina, membangun, dan meningkatkan kompetensi aparatur desa agar mampu memahami statistik di Kabupaten Lamongan.

Pada kesempatan ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, ada 27 desa dan 4 kelurahan di Lamongan yang akan dijadikan pilot project Desa Cantik.

Saat berlangsungnya acara Pencanangan 31 Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Kabupaten Lamongan Tahun 2021, di Pendopo Lokatantra, Kamis (2/12/2021).

Menurut Bupati yang akrab disapa Bupati YES ini, nantinya desa di Lamongan tak hanya mampu menjadi desa yang berdayaguna, namun juga mampu mengembangkan desanya melalui data yang lengkap dan akurat.

“Dari 8 indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh bidang Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK, Kabupaten Lamongan masuk sebagai peringkat pertama Jatim. Salah satu yang dinilai adalah manajemen pemerintahan desa,” ujar Bupati YES, Kamis (2/12/2021).

Orang nomor satu di Lamongan ini menambahkan, bahwa tanpa dukungan data yang akurat, pencapaian kinerja pembangunan tidak akan berhasil dengan baik. Oleh karena itu, Bupati YES berterimakasih kepada BPS Jatim dan BPS Lamongan atas program tersebut.

Lebih lanjut Bupati YES mengharapkan, keberhasilan program Desa Cantik ini dapat dijadikan contoh oleh desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Lamongan. Sehingga perencanaan pembangunan di tiap desa bisa tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan, mengapresiasi Kabupaten Lamongan atas peningkatan IPM yang dilakukan. Diketahui, IPM Lamongan melampaui IPM Jatim dan Nasional, yakni mencapai 72, 58.

Dadang menuturkan, dari 38 Kota/Kabupaten di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan dinilai telah berani mempelopori untuk memiliki Desa Cantik di setiap kecamatannya.

“Saya mengapresiasi keseriusan dan komitmen Pemkab Lamongan dan BPS Lamongan. Ada 31 desa/kelurahan yang dicanangkan menjadi pilot project desa cantik. Semoga menjadi langkah nyata pembangunan Lamongan dalam mensejahterakan masyarakatnya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara pencanangan 31 Desa/Kelurahan Cantik Lamongan ini, di antaranya Kepala BPS Lamongan Agus Puji Raharjo , kepada OPD terkait, camat se-Kabupaten serta kepala desa dan lurah peserta program desa cantik. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar