Politik Pemerintahan

Laksanakan Putusan PTUN, Kades Purwokerto Lantik Fitra Jadi Kaur Perencanaan

Kediri (beritajatim.com) – Di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri melakukan pelantikan terhadap Fitra Anugrawan menjadi Kaur Perencanaan. Pelantikan yang dipimpin oleh Kepala Desa Purwokerto A. Ariful Anam itu menggunakan protokol kesehatan dengan merapkan jaga jarak dan memakai masker.

Pelantikan berlangsung di Gedung Graha Tamtama Desa Purwokerto. Hadir dalam pelantikan tersebut, Muspika Ngadiluwih, Anggota BPB, Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat serta para tokoh agama.

Kepala Desa Purwokerto A. Ariful Anam mengatakan, pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara No 65/G/2019/PTUN. SBY tertanggal 21 Agustus 2019 dan Surat Putusan Pengadilan Tata Usaha Negera Surabaya No 233/B/2019/PT.TUN.SBY tertanggal 5 November 2019.

“Sesuai dengan Surat Putusan dari PTUN dan PT.TUN Surabaya serta instruksi dari bupati, hari ini kami melantik Fitra Anugrawan sebagai Kepala Urusan Perencanaan di Desa Purwokerto,” ujar A. Ariful Anam.

Pihaknya berharap, Fitra bisa menjalankan tugasnya sebagai Kaur Perencanaan Desa Purwokerto dengan sebaik-baiknya. Sehingga Desa Purwokerto semakin maju dan berkembang.

“Dengan terpaksa kami memohon maaf kepada saudari Nungki Kusuma Ningtyas untuk mencabut surat keputusan Kepala Desa. Namun demikian, kami tetap membutuhkan tenaganya untuk mengabdi di desa sebagai Tenaga IT Desa,” imbuhnya.

Terpisah, Kuasa Hukum Fitra Anugrawan, Budiharjo Setiawan, SH, mengapresiasi dukungan Bupati Kediri untuk memerintahkan pihak desa agar segera melaksanakan putusan PTUN.

“Terima kasih juga kepada Pemerintah Desa Purwokerto yang segera menindaklanjuti surat putusan dan perintah bupati untuk segera melantik,” ungkapnya.

Budi berharap, kasus itu dapat memberi pembelajaran untuk desa-desa yang lain. Sehingga pemilihan perangkat desa kedepannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Informasi yang didapat menyebutkan, pemilihan perangkat Desa Purwokerto tahun 2019 meninggalkan persoalan. Pasalnya, Kepala Desa sebelum Ariful Anam mengajukan surat rekomendasi untuk mengangkat peserta peringkat ketiga menjadi Kaur Perencanaan. Padahal Fitra Anugrawan memperoleh peringkat pertama dalam seleksi.

Merasa tidak terima, Fitra kemudian mengajukan gugatan ke PTUN Surabaya pada Mei 2019. Gugatan tersebut teregister perkara No.65/G/2019/PTUN.SBY. Kemudian setelah melalui proses panjang, akhirnya gugatan Fitra dikabulkan. Sehingga Fitra hari ini dilantik menjadi Kaur Perencanaan Desa Purwokerto. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar