Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Laban Menganti Gresik Jadi Desa Pancasila di Peringatan Bulan Bung Karno

Gresik (beritajatim.com) – Desa Laban di Kecamatan Menganti, Gresik ditetapkan sebagai Desa Pancasila di rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Dipilihnya Desa Laban karena daerah dikenal sangat toleransi terhadap umat beragama.

Di Desa Laban, ada beberapa tempat ibadah mulai dari masjid, gereja maupun pura yang sudah puluhan tahun berdiri. Warga setempat saling menghormati serta bertoleransi kendati berbeda agama.

Ketua DPC PDIP Gresik, Mudjid Riduan menuturkan, Desa Laban menjadi juara dua tingkat Jawa Timur terkait kerukunan umat beragama. Toleransi beragama di desa itu sudah puluhan tahun, dan tidak ada masalah.

“Pengurus DPD PDIP Jawa Timur, DPC PDIP Gresik maupun pengurus PAC serta sejumlah tokoh agama hadir di peringatan Bulan Bung Karno,” tuturnya, Jumat (11/06/2021).

Selain pengurus parpol PDIP dan tokoh agama. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) juga hadir. Bupati millenial ini juga bersilaturrahmi dengan tokoh agama di Desa Laban.

“Saya dan Gus Yani juga melakukan kunjungan ke pura tempat ibadah umat Hindu, dan pengurus setempat mengapresiasi kedatangan orang nomor satu di Gresik itu,” ujar Mudjid Riduan.

Sementara Bupati Gresik Gus Yani mengatakan, toleransi umat beragama di Gresik sangat harmonis dan tidak ada masalah. Untuk itu, kerukunan seperti ini tetap harus dijaga jangan sampai dipecah oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Contohnya di Desa Labah bisa dilihat sendiri bagaimana masyarakat saling bertoleransi dengan umat beragama lain. Jadi layak desa ini dijadikan desa pancasila,” tandasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar