Politik Pemerintahan

La Nyalla akan Pertemukan Mendagri dan Bupati Jember

La Nyalla saat berkunjung ke DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – Setelah memfasilitasi pertemuan pimpinan DPRD Jember, Jawa Timur, dengan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI La Nyalla Matalitti akan mempertemukan Tito dengan Bupati Faida.

“Dalam minggu ini, Pak La Nyalla selaku Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI akan mengadakan forum yang sama (mediasi pertemuan dengan Mendagri), tapi yang diundang adalah bupati,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, usai pertemuan dengan pimpinan 11 partai politik parlemen, di gedung DPRD Jember, Senin (29/6/2020).

Pertemuan dengan bupati digelar, menurut Itqon, karena pemerintah ingin mendengar keterangan dari dua belah pihak yang berseberangan dalam menyelesaikan persoalan birokrasi dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Jember. “Beliau tidak boleh hanya mendengarkan salah satu pihak. Pak Tito sendiri waktu bertemu kami mengatakan, ingin bertemu bupati,” katanya.

Sebelumnya, direktorat jenderal di Kemendagri sudah pernah mempertemukan pimpinan DPRD Jember dan Bupati Faida di Jakarta. Kali ini Mendagri Tito memilih untuk bertemu dua belah pihak secara terpisah. “Kita pasrahkan semuanya,” kata Itqon.

Itqon meminta kepada pimpinan-pimpinan partai untuk bersabar menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kisruh politik dan pemerintahan di Jember. Itqon sendiri melaporkan hasil pertemuan dengan Tito Karnavian beberapa waktu lalu dan dinamika politik terakhir di Jember.

Sebelas partai itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasional Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Perindo, dan Partai Berkarya.

DPRD Jember menunggu dan menyerahkan keputusan kepada gubernur dan pemerintah pusat. “Kabar baiknya 11 partai politik ini alhamdulillah masih dalam satu semangat untuk pemerintahan Jember yang lebih baik ke depan,” kata Itqon.

Pemerintah Provinsi Jatim sendiri sudah menurunkan tim yang dipimpin Inspektur Helmy Perdana Putera pekan lalu. Dalam Berita acara kesepakatan yang ditandatangani oleh Itqon Syauqi, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Jember Mirfano, Inspektur Provinsi Jawa Timur Helmy Perdana Putera, dan Kepala Bakorwil V Tjahjo Widodo, menyebutkan tiga hal.

1. Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember siap untuk membahas Perda tentang APBD 2020 Kabupaten Jember, dalam waktu tidak terlalu lama jika permasalahan KSOTK (Kedudukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja) serta pengembalian pejabat yang dilakukan mutasi sudah selesai, sesuai dengan rekomendasi Mendagri berdasarkan data, fakta, dan norma yang valid menurut hasil verifikasi Tim Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

2. DPRD Kabupaten Jember dikembalikan fungsi-fungsinya secara optimal sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan.

3. Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Jember tidak siap membahas langkah-langkah penyusunan Perda tentang APBD Kabupaten Jember karena belum mendapat persetujuan dari Bupati Jember sampai dengan rapat ditutup pada pukul 13.21 WIB. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar