Politik Pemerintahan

Kusnadi: Buat Apa Ada Satgas Covid-19 di DPRD Jatim?

Ketua DPRD Jatim Kusnadi saat memberikan keterangan pers di Gedung Negara Grahadi

Surabaya (beritajatim.com) – DPRD Jatim berencana akan membentuk Satgas Covid-19. Meski sesuai Keppres tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, legislatif tidak diikutsertakan. Tetapi, DPR RI telah membentuk Satgas Lawan Covid-19.

Anehnya, wacana atau usulan pembentukan Satgas DPRD Jatim itu belum terdengar oleh Ketua DPRD Jatim, Kusnadi. Padahal, wacana itu telah dilontarkan oleh sejumlah anggota DPRD Jatim di sejumlah media. Salah satunya oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah.

Ketika Kusnadi ditanya wartawan bagaimana progress pembentukan Satgas Covid-19 DPRD Jatim, Ketua DPD PDIP Jatim ini tampak kebingungan. “Satgas opo. Saya belum tahu ah, masak iya, satgas piye?” tanya Kusnadi balik kepada wartawan.

Kusnadi sendiri hadir dalam sesi konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pada Jumat (17/4/2020) malam untuk memberikan update data penderita Covid-19 di Jatim.

Bahkan, Kusnadi juga mengimbau kepada daerah yang masih minim ruang observasi Covid-19 berbasis desa/kelurahan, segera membuka ruang itu untuk kepentingan observasi bagi pemudik yang datang ke wilayahnya.

Kusnadi menegaskan, hingga saat ini dirinya belum mendengar sama sekali bahwa akan ada Satgas Covid-19 yang dibentuk DPRD Jatim. “Lah iyo kok onok satgas iku lho. Onok satgas opo maneh? (Lah iya kok ada satgas itu lho. Ada satgas apa lagi?),” tuturnya.

Ditanya bahwa Satgas Covid-19 DPRD Jatim itu sebagai bentuk pengawasan dari lembaga legislatif untuk penanganan Covid-19 di Jatim agar tepat sasaran, Kusnadi malah bingung.

“Tanpa satgas pun, DPRD Jatim memang tugasnya itu mengawasi. Bukan soal perlu atau tidak perlu satgas itu, tapi landasannya itu apa? Kalau DPR RI membentuk satgas itu, karena dia memang yang membuat aturan. Kalau kita DPRD Jatim kan melaksanakan,” tegasnya. (tok/ted) 





Apa Reaksi Anda?

Komentar