Politik Pemerintahan

Kurang Menjaga Kebersihan, Cak Hud Tegur Pengelola dan Pedagang Pasar Larangan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengelola dan pedagang di Pasar Larangan Kecamatan Candi, diminta Pj. Bupati Hudiyono menjaga kebersihan pasar. Kondisi pasar untuk dijaga kebersihannya, jangan sampai kumuh dan kotor.

Dalam permintaan waktu sidak itu, Hudiyono memberi waktu dalam lima kali kunjungan kondisi pasar harus sudah terlihat bersih. Jika dalam lima kali kunjungan tidak ada perubahan, maka seluruh petugas Pasar Larangan Candi akan diganti orang baru.

Usai memberi teguran, Cak Hud sapaan akrap Pj. Bupati itu, lantas mendatangi para pedagang. Satu persatu diberitahu Cak Hud, sambil membagikan masker Cak Hud minta ke para pedagang untuk sama-sama menjaga kebersihan.

Cak Hud juga mengingatkan bila pedagang masih tidak mengindahkan maka akan diberi sanksi. Selain bersih-bersih taman, program Jogo Taman Delta juga menyasar tempat atau fasilitas publik seperti pasar.

“Pasar ini kan fasilitas publik jadi harus dijaga kebersihannya. Jika tidak mau menjaga kebersihan di area lapaknya maka akan mendapatkan sanksi, yaitu tidak boleh jualan lagi di Pasar Larangan,” katanya tegas.

Pengelola pasar mengaku kewalahan mengatur para pedagang. Selain itu, pengelola juga mengeluhkan kurangnya armada mobil pengangkut sampah. “Pengawas pasar harus tegas, pedagang harus diingatkan untuk sama-sama menjaga kebersihan. Jangan dibiarkan saja,” tegas Cak Hud lagi.

Dalam waktu dekat, Cak Hud akan menambah satu lagi armada mobil pengangkut sampah. Saat ini Pasar Larangan hanya memiliki satu mobil sampah.

Untuk mengangkut sampah setiap hari, jumlah satu armada masih kurang. Akibatnya banyak sampah yang terlambat diangkut ke TPA Jabon. “Jika memang yang dikeluhkan karena kurang armada mobil sampah, kita akan tambah mobil sampah satu lagi supaya petugasnya bisa kerja maksimal,” tukasnya.

Usai mengontrol kebersihan, pengelola pasar diminta untuk mengecek instalasi listrik. Menyusul terjadinya kebakaran empat ruko yang diakibatkan konsleting listrik. Selain itu, juga ada penambahan alat pemadam ringan (Apar) untuk langkah awal menjinakkan api, sambil berkordinasi dengan petugas PMK dalam menghasapi kebakaran. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar