Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kunjungi Trenggalek, Presiden Jokowi Juga Resmikan Pasar Pon

Trenggalek (beritajatim.com) – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau Jokowi mendapatkan sambutan hangat dari warga Trenggalek saat meresmikan Pasar Pon, Selasa (30/11/2021). Ratusan warga Kota Keripik Tempe ini mencoba mengabadikan momentum kunjungan Presiden RI itu dari dekat, saat meninjau los dan kios pasar tradisional yang bergaya Eropa tersebut.

Kunjungan Presiden ke Trenggalek merupakan momentum yang cukup langka. Namun era kepemimpinan Jokowi ini, tercatat sudah beberapa kali berkunjung ke Trenggalek. Bangunan megah Pasar Pon sendiri merupakan hadiah Presiden Jokowi dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Pasca kebakaran hebat 2016, kemampuan anggaran Pemkab Trenggalek untuk membangun pasar ini sangat minim.

Angin segar muncul setelah pasar kebanggaan masyarakat Trenggalek ini masuk kedalam Perpres, yang didalamnya juga ada beberapa pasar lain yang akan dibangun dengan anggaran pusat. Selain Pasar Pon Trenggalek ada Pasar Legi di Ponorogo yang nasibnya sama hangus terbakar akibat dilalap si jago merah, serta salah satu pasar di Mojokerto.

Dengan bangunan yang cukup megah itu, diharapkan keberadaan Pasar Pon bisa membangkitkan perekonomian di Trenggalek. Lebih lebih dengan kehadiran Presiden Jokowi yang meresmikan langsung bangunan pasar ini.

Selain Pasar Pon, Presiden ke-7 itu juga meresmikan Bendungan Tugu, dan melakukan penanaman padi di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki daya tampung 12 juta meter³ itu juga diharapkan mampu membawa kesejahteraan masyarakat di pesisir Selatan Jawa.

Presiden Joko Widodo, berharap keberadaan Bendungan Tugu di Trenggalek bisa meningkatkan produktifitas petani. Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan tanam padi di areal lahan sawah Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Ikut mendampingi penanaman padi ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo; Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

“Kita saat ini dengan petani di Trenggalek dan Bojonegoro, bersama-sama melakukan penanaman padi di areal kurang lebih 75 hektar. Saya harapkan, Bendungan Tugu yang sudah selesai bisa segera dimanfaatkan. Tadi para petani menyampaikan sekarang ini panen dua kali padi dan satu kali palawija,” pungkasnya. [nm/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati