Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kuncinya, Koneksi Politik Partai dengan Rakyat

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji

 Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji, mengatakan, gap antara aspirasi rakyat di level bawah dengan desain program partai politik (Parpol) seringkali terjadi. Sehingga apa yang dibutuhkan rakyat tak mampu diserap dan dipenuhi partai secara tepat, pas, dan efektif.

“Itu yang saya sebut partai selama ini kurang terhubung dengan rakyat. Apa yang dipikirkan dan dilakukan partai tidak ada hubungannya dengan apa yang dipikirkan oleh rakyat,” kata Sarmuji dalam pesan Whatapps (WA) yang dikirimkan kepada beritajatim.com, Selasa (24/8/2021).

Kalau ada koneksi antara aspirasi dan kebutuhan rakyat dengan program aksi partai, tambah Sarmuji,  sifatnya sporadis dan bukan merupakan rangkaian waktu yang bersambung (on off). “Itu menjadi tugas besar semua partai, khususnya Golkar, untuk membuat keduanya terkoneksi kembali dengan pas,” katanya.

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, menurutnya, Golkar berupaya untuk hadir dalam ruang sosial masyarakat secara luas dan langsung ke titik sasaran. Desain dan bentuk program partai ini harus linier dengan kebutuhan rakyat, khususnya rakyat di level akar rumput.

“Misalnya, Golkar Jatim mendukung dan menggenjot program vaksinasi massal untuk mencapai target herd immunity. Saya memandang sesuatu yang harusnya  lazim menjadi kelihatan tidak lazim, karena partai tidak membiasakan diri hadir dalam ruang sosiologis warga,” tegasnya.

Karena itu, menurut Sarmuji, banyak pihak yang kaget dan bertanya-tanya  ketika elite Golkar Jatim  menggelar  kegiatan lomba baca puisi bertema ‘Untukmu Pahlawan Medis’ atau kegiatan lomba ‘Fashion New Normal’.

“Padahal, kegiatan tersebut sebagai penanda zaman, kegiatan yang mencerminkan ruang dan waktu pada masanya,” ungkap Sarmuji, politikus Partai Golkar yang berlatar kultural NU  dan lama sebagai aktivis HMI Universitas Jember ini. [air/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar