Politik Pemerintahan

Kuasa Hukum Sekda Jember yang Dicopot Datangi Pendapa

Mirfano, Sekda Jember yang dicopot Bupati Faida

Jember (beritajatim.com) – Achmad Cholily, kuasa hukum Mirfano, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendatangi Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (11/1/2020). Dia menyerahkan surat keberatan administrasi atas diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Jember Nomor: X.826/01/414/2020 tanggal 28 Desember 2020.

Cholily ditemui beberapa staf aparatur sipil negara. Selain menjadi kuasa hukum Mirfano, dia juga mewakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Jember Ruslan Abdulgani, Kepala Sub Bagian Kelembagaan dan Anjab pada Bagian Organisasi Kabupaten Indah Dwi Joeniastoeti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jember Eko Heru Sunarso, Kepala Bagian Hukum Ratno Cahyadi Sembodo. Mereka semua untuk melayangkan keberatan atas pencopotan jabatan oleh Bupati Faida.

Cholily mengatakan, menurut surat edaran Menteri Dalam Negeri, setelah pemilihan kepala daerah dilarang adanya pergantian pejabat sampai calon bupati terpilih dilantik. “Andaikata (Bupati) Faida terpilih (lagi dalam pemilihan kepala daerah kemarin), itu pun tidak boleh melakukan pergantian pejabat. Terlebih lagi dia tidak terpilih,” katanya.

Mirfano dibebaskan sementara dari jabatan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Jember karena dugaan pelanggaran disiplin yang ancaman hukumannya berupa disiplin tingkat berat, sejak 28 Desember 2020. “Padahal dia belum pernah diperiksa, dan ini yang menyebabkan Pak Mirfano melakukan keberatan dan ini diatur dalam peraturan pemerintah,” kata Cholily.

Cholily sudah melayangkan surat keberatan tertulis pada 4 Januari 2021.”Sampai saat ini belum pernah (jelas) apakah ditolak atau diterima. Tapi apabila dalam waktu 10 hari setelah diterimanya keberatan itu, tidak ada jawaban, maka keberatan saya menurut hukum dibenarkan,” katanya. Ia minta agar surat itu dijawab. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar