Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

KTT G20 di Bali, Banyuwangi Tutup Celah Masuk ke Bali

Banyuwangi (beritajatim.com) – Terkait pengamanan menjelang G20, Kapolresta Banyuwangi mengatakan, bersama TNI telah melaksanakan etape-etape kegiatan kesiapan pasukan. Nantinya juga akan dilakukan simulasi-simulasi pengamanan menjelang G20.

“Fokus pengamanan kami di Pelabuhan Ketapang dan pelabuhan rakyat, serta Bandara Banyuwangi,” kata Kapolresta Deddy, Selasa (20/9/2022).

Kapolresta menambahkan kepolisian akan mengerahkan 300 personil, serta tambahan satu pleton Brimob dan personil Sabhara dari Polda Jatim. “Satu bulan sebelum pelaksanaan G20 tambahan personil tersebut akan tiba,” katanya.

Ditambahkan Dandim Banyuwangi, juga telah dilakukan skenario cadangan apabila terjadi prosedur escape para delegasi. “Pengondisian prosedur escape sudah kami siapkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Dandim.

Menurut Dandim, Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi menjadi obyek vital selama pelaksanaan G20. Nantinya akan disiapkan kendaraan khusus serta pasukan pengamanan.

TNI AD menyiapakan satu SSK pasukan dan akan mendapat tambahan bantuan batalyon Jember. “Untuk tambahan pasukan kami menunggu instruksi dari Kodam Brawijaya dan Mabes TNI,” kata Dandim.

Selain itu, terkait potensi radikalisme Dandim meminta pada Babinsa dan Babhinkabtimas untuk memonitor wilayah masing-masing. “Babinsa dan Babhinkabtimas menjadi ujung tombak untuk mengantisipasi radikalisme,” katanya. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar