Politik Pemerintahan

Kronologi Kasus Video Viral Ustadz Supriyanto Banyuwangi

Masjid Al Ihsan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalipuro.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Masjid Al Ihsan di seberang Stasiun Kalibaru menjadi saksi di balik viralnya video Ustadz Supriyanto. Masjid ini berdiri tepat di utara rel kereta api di sebelah pojok perempatan masuk Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Di masjid tersebut pula video berdurasi 51 detik itu terekam yang kemudian menjadi viral di jagad maya. Tapi pagi itu, tempat ibadah tampak sepi dari aktifitas.

Menurut informasi, video itu direkam oleh seseorang saat usai salat dzuhur. “Tapi kita belum menemukan siapa yang merekam itu. Kita masih mencari. Karena pada saat itu ada belasan orang yang tidak hanya berasal dari Kalibaru. Tapi ada yang dari Banyuwangi, kemudian bergabung di Stasiun Genteng (Sempu) berangkat naik kereta dan turun di Stasiun Kalibaru, mereka bertemu di masjid itu,” kata Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, Selasa (12/3/2019).

Berawal dari video itu, pihak Polsek kemudian bertindak cepat melakukan kordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) mengenai hal itu.

“Kemudian, kami memanggil yang bersangkutan dan mengklarifikasi. Dan dia mengakui bahwa dia yang melakukan dan merasa menyesal. Kemudian setelah diklarifikasi beberapa jam, kita panggil Ustadz Supriyanto dan Imam ke Polsek sebagai langkah antisipasi menghindari masyarakat bertindak sendiri,” katanya.

AKP Abdul Jabbar mengaku Ustadz Supriyanto sebagai sosok yang baik. “Dia sehari-hari baik, dia guru ngaji di masjid itu. Tapi, tak disangka usai Salat dzuhur, Sabtu (9/3/2019) dia diminta untuk memberikan tausyah kepada jamaah yang ada di situ,”

“Menurut pengakuannya, yang bersangkutan mengatakan seperti itu lantaran mendapat informasi melalui internet, jadi dia browsing informasi itu tanpa mengetahui kebenarannya,” ungkapnya.

Saat itu, lanjut Jabbar, Ustadz Supriyanto sedang bersama seorang pemuda bernama Imam Suherlan. “Jadi kita panggil dan kita amankan keduanya. Tadi malam sudah kita mintai keterangan dan periksa terkait video itu. Saat ini keduanya sebagai saksi,” ucapnya.

Sebagai langkah penyelidikan lanjutan, kedua orang tersebut kini telah dibawa ke Polres Banyuwangi. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar