Politik Pemerintahan

KPU Tuban Nekad Lantik Anggota PPS, Tempat Duduk Berjarak 1 Meter

Tuban (beritajatim.com) – Di tengah merebahnya Virus Corona atau Covid-19 yang sudah terjadi di beberapa daerah di wilayah Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban tetap melaksnakan tahapan pelantikan ratusan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), Minggu (22/3/2020).

Pelantikan 984 anggota PPS yang berasal dari seluruh desa dan kelurahan itu dilakukan secara serantak. Adapun proses pelantikan dilakukan di masing-masing kecamatan sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran Virus Corona di wilayah Kabupaten Tuban.

“Pelantikan PPS ini kita laksanakan serentak tapi terpisah per kecamatan. Pelaksanaan sudah sesuai tahapan, cuman dipecah saja tempatnya,” terang Nur Hakim, Komisioner Divisi Teknis KPU Tuban setelah prosesi pelantikan PPS di Kecamatan Tuban.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, dalam pelantikan anggota PPS untuk Pilkada Tuban 2020 itu semua orang yang akan masuk ke lokasi harus dites suhu badannya. Tak hanya itu, semua peserta pelantikan juga diwajibkan melakukan cuci tangan dengan hand sanitizer yang telah disedikan oleh tim medis.

Sementara kursi yang akan digunakan para peserta pelantikan masing-masing diberi jarak sekitar satu meter. Selain itu banyak terlihat anggota PPS yang menggunakan masker saat prosesi pelantikan yang berlangsung di Kecamatan Tuban itu.

“Sebelum memasuki ruangan semua kita lakukan cek suhu badan dan mencuci tangan. Ini adalah salah satu ikhtiar KPU Tuban agar meminimalisir penyebaran virus corona. Awalnya pelantikan kita rencanakan menjadi satu. Kemudian kita pecah per masing-masing kecamatan,” sambungnya.

Nur Hakim juga menjelaskan bahwa berdasarkan surat edaran dari KPU RI terdapat beberapa tahapan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 yang harus ditunda pelaksanaannya. Salah satunya adalah perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Penundaan sampai waktu yang belum ditentukan.

“Kemudian satunya lagi yang juga ditunda adalah Pemutakhiran Data Pemilih. Kemungkinan nanti akan dilaksanakan setelah kondisi negeri ini aman,” pungkas Nur Hakim. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar