Politik Pemerintahan

KPU Surabaya Siap Terima Pendaftaran Paslon Pemilihan Serentak 2020

Surabaya (beritajatim.com) – Jelang proses pendaftaran paslon di Pemilihan Serentak, KPU Kota Surabaya memastikan jika pihaknya telah mempersiapkan diri untuk melaksanakan tahapan itu.

“Pengumuman pendaftaran sudah mulai 28 agustus lalu sampai hari ini terakhir,” ujar Komisioner KPU Surabaya Soeprayitno, Kamis (3/9/2020).

“Nah nanti 4-6 September itu akan masuk masa pendaftaran paslon. Nanti ketika bapaslon datang, akan kita lakukan verifikasi syarat langsung,” tambah Nano, sapaan akrabnya.

Sebagai informasi, berdasarkan PKPU no 5 tahun 2020, berikut alur tahapan pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020.

– 28 Agustus – 3 September 2020 : Pengumuman pendaftaran

– 4 September – 6 September : Pendaftaran paslon

– 4 September – 6 September : Verifikasi syarat pencalonan

– 4 September – 8 September : Pengumuman dokumen paslon dan calon di laman KPU

– 4 September – 8 September : Tanggapan dan Masukan Masyarakat

– 4 September – 11 September : Pemeriksaan kesehatan

– 11 September – 12 September : Pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan

– 6 September -12 September : Verifikasi syarat calon

– 13 September – 14 September : Pengumuman hasil verifikasi

– 14 September – 16 September : Penyerahan dokumen perbaikan syarat paslon

– 14 September – 22 September : Pengumuman hasil perbaikan di laman KPU

– 16 – 22 September : Verifikasi dokumen perbaikan syarat calon

– 23 September : Penetapan calon

– 24 September Pengundian nomor urut paslon.

Di sisi lain, KPU Surabaya juga memastikan bakal menerapkan protokol kesehatan ketat khususnya pada saat pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada pilkada Desember 2020.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan, meski Pilkada Surabaya diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, pihaknya tidak akan membatasi pemilih untuk datang ke TPS. Hanya saja, KPU akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Penerapan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 tak bisa ditawar. Ini semua agar terjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak,” ujar Nur Syamsi. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar